Tondano, Fajarmanado.com — Di awal pemerintahan Ir. Royke Oktavian Roring, MSi dan Robby Dondokambey, SSi sebagai Bupati dan Wakil Bupati Minahasa, santer beredar kabar ada saja oknum-oknum yang mencatut nama ROR-RD.
Kabar itu pun ternyata telah sampai kepada pasangan pemenang Pilkada 27 April 2018 ini. Sontak saja, Bupati ROR pun geram.
“Saya dan Pak Robby tak pernah menyuruh orang untuk menemui, apalagi meminta sesuatu kepada siapa pun,” tandasnya kepada wartawan di Tondano, Jumat (26/10/2018).
Ia mengatakan, apabila ada oknum yang mengatasnamakan ROR-RD, itu adalah tindakan mencatut dan merusak nama baik ROR-RD.
Menurut dia, tindakan mencatut nama yang diselubungi kepentingan adalah prilaku yang tidak terpuji dan hanya akan merusak nama baik pribadi maupun pemerintah daerah.
“Karena itu saya himbau kepada seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Minahasa di semua jenjang agar tidak mudah tsrbuai dengan ucapan-ucapan dari oknum-oknum pencatut nama bupati dan wakil bupati, apalagi jika berhubungan dengan tawaran-tawaran bisa memberikan tempat strategis dalam pemerintahan,” tandasnya.
“Jadi untuk jabatan, kembali saya ingatkan kepada siapa saja baik SKPD, Hukum Tua, Lurah dan guru SD, SMP tolong jangan melayani jika bertemu dengan oknum demikian,” sambungnya.
Bupati ROR bahkan meminta untuk mengambil identitas serta foto dari orang yang membawa-bawa namanya dan wakil bupati. Setelah itu langsung dilaporkan. “Silahkan lapor kalau didapati. Apalagi oknum pencatut nama berasal dari kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN), pasti akan segera ditindaklanjuti,” tegasnya.
Pernyataan Bupati ROR tersebut berhubungan dengan semakin resahnya para ASN dalam menjalankan tugasnya karena diduga ada oknum-oknum yang melakukan intervensi dan hal-hal yang tidak sesuai aturan lainya dengan mengatasnamakan ROR-RD.
Penulis: Fiser Wakulu

