oleh

Menteri Johana Tutup Perkemahan Jambore Anak Tomohon

Tomohon, Fajarmanado.com — Menteri Negara (Meneg) Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia Prof. Dr. Yohana Susana Yembise, Dipl.APLing, MA, menutup Perkemahan Jambore Anak Tomohon (JAT) yang dilaksanakan di Bumi Perkemahan Tumatangtang, Kecamatan Tomohon Selatan, Minggu (7/10/2018).

Dalam kesempatan tersebut, Meneg Yohana mengungkapkan beberapa hal keberadaan anak yang harus mendapat perhatian penuh dan kasih sayang orang tua.

Menurutnya, anak sangat penting dan harus mendapat perhatian yang serius dari Pemerintah, termasuk wajib memberikan perlindungan kepada setiap anak untuk menjamin terpenuhinya hak-hak anak.

“Keberadaan anak agar dapat hidup tumbuh berkembang dan berpartisipasi secara optimal sesuai dengan harkat serta martabat manusia, sehingga benar-benar mendapat perlindungan dari aksi kekerasan diskriminasi demi terwujudnya anak Indonesia yang berkualitas, berakhlak mulia dan sejahtera,” kata Menteri.

Sementara itu, Wali Kota Tomohon Jimmy Feldie Eman SE.Ak menjelaskan, Perkemahan Jambore Anak Tomohon ini dilaksanakan Lembaga Perlindungan Anak Tomohon dan Pemerintah Kota (Pemkot) Tomohon, dengan pesertanya dari forum anak kelurahan dan pokja anak LPA kelurahan termasuk perwakilan siswa-siswi SMP se- Kota Tomohon, juga dari forum anak daerah.

Wali Kota Eman pun mengungkapkan kebanggaannya atas terselenggaranya perkemahan JAT ini.

“Perkemahan JAT ini adalah yang pertama kali dilaksanakan di Propinsi Sulawesi Utara dan paling tidak akan menjadi pelopor di masyarakat di mana anak-anak membutuhkan perhatian dan perlindungan dalam mengembangkan minat bakat juga potensi juga untuk terwujudnya Tomohon sebagai kota layak anak, apalagi sudah mendapat penghargaan dari Kemeneg PPPA,” ujar Eman.

Hadir dalam penutupan perkemahan JAT ini Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Sulawesi Utara Ir. Mieke Pangkong, M.Si, Kepala LPKA Tomohon Tjahya Rediantana, Bc.IP. SH.MH, Kapolres AKBP IK Agus Kusmayadi, SIK, Sekda Ir Harold Lolowang, M.Sc serta jajaran Pejabat lingkup Pemkot.

Diketahui Kementerian PPPA secara reguler sejak tahun 2005 bekerja sama dengan UNICEF telah mengembangkan kebijakan partisipasi anak sebagai amanah undang-undang perlindungan anak.

Hal itu untuk mewujudkan berbagai kebijakan telah dilakukan pemerintah di bidang partisipasi anak seperti pembentukan wadah partisipasi anak sebagai media untuk mendengarkan dan menyuarakan aspirasi pendapat dan harapan anak sebagai bentuk partisipasi anak dalam proses pembangunan.

Penulis: Prokla Mambo

News Feed