Olly Sebut Budaya Daerah Tangkal Pengaruh Negatif Asing
Praja IPDN Kampus Regional Sulut di Tampusu, Remboken, Minahasa saat tampil pada acara Gebyar Kreativitas Praja dan Pentas Budaya Nusantara di Ruang Mapalus Kantor Gubernur, Jalan 17 Agustus Manado, Kamis (15/3/2018) tadi.

Olly Sebut Budaya Daerah Tangkal Pengaruh Negatif Asing

Manado, Fajarmanado.com – Gubernur Sulawesi Utara  Olly Dondokambey menyebutkan bahwa kekayaan budaya daerah dan bangsa dapat membentengi generasi daerah dan bangsa dari pengaruh negatif masuknya budaya asing.

Gubernur Olly mengungkapkan hal tersebut dalam sambutan yang dibacakan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Provinsi Sulut Edison Humiang  ketika membuka Gebyar Kreativitas Praja dan Pentas Budaya Nusantara di Ruang Mapalus  Kantor Gubernur, Jalan 17 Agustus Manado, Kamis (15/3/2018) tadi.

Gubernur menegaskan, kekayaan seni dan budaya  harus dapat dijadikan pilar  dalam menangkal pengaruh negatif dari budaya asing.

“Kekayaan budaya harus menjadi penyaring atau filter masuknya nilai-nilai budaya asing yang tidak sesuai dengan karakter budaya asli bangsa yang telah lama tertanam,” tandasnya.

Mencermati berbagai situasi dan kondisi yang berkembang dewasa ini, lanjutnya, eksistensi kehidupan berbangsa dan bernegara mengalami ujian.

“Seperti  menipisnya kecintaan terhadap budaya bangsa dan daerah, kurangnya pelestarian seni budaya serta memudar rasa persaudaraan diantara sesama anak bangsa karena perbedaan kepentingan,” ungkap Olly.

Karena itu, Gubernur menyambut gembira atas terselenggaranya Gebyar Kreatifitas Praja dan Pentas Budaya Nusantara saat ini.

“Manfaaat ini sangat baik bagi segenap putra -putri bangsa dalam memupuk kreatifitas dan kecintaan terhadap keberagaman budaya bangsa, sekaligus cerminan kekuatan keberagaman indonesia melalui praja IPDN yang berasal dari NKRI dengan perbedaan suku , ras dan agama tetap bersatu dalam tekad dan komitmen demi kemajuan bangsa indonesia” paparnya.

Untuk itulah, kepada segenap praja IPDN gubernur berharap untuk memaknai momentum ini sebagai perwujudan untuk menggali dan mengembangkan  dan melestarikan berbagai potenis budaya Nusantara.

“Dengan semangat persaudaraan di tengah -tengah kebhinekaan dalam bingkai pemahaman ‘Torang samua Basudara ‘ karena Torang Samua Ciptaan Tuhan sebagai modal utama mempertahankan eksistensi bangsa yang majermuk,” tegasnya.

Gubernur pun mengajak semua pihak untuk bersama -sama mendukung dan mensukseskan pelaksanaan kegiatan ini, sebagai bentuk penghargaan  terhadap kreatifitas  para praja IPDN dan keberagaman budaya sekaligus  sebagai wahana pelestarian kekayaan nilai-nilai luhur budaya bangsa yang memotivasi seluruh masyarakat untuk mencintai kekayaan budaya negeri ini.

Direktur Institut Pemerintahan Dalam  Negeri (IPDN) Kampus Sulut, Dr Noudy R.P Tendean SIP, MSi menjelaskan, maksud tujuan kegiatan ini untuk memberikan persembahan dan kenang -kenangan kepada masyarakat Sulut agar bisa memahami IPDN secara menyeluruh dan membantu seluruh pelajar untuk bisa mendapatkan tip-tips agar bisa menjadi praja IPDN dan pemimpin pemerintahan di masa depan kelak.

Turut hadir pada acara tersebut, mantan Wagub Sulut Dr Djouhari Kansil, Kaban BKD Sulut DR Femmy Suluh, Kepala Biro Pemerintahan dan Humas Sulut DR Jemmy Kumendong M.Si  serta para guru dan siswa sejumlah sekolah menengah di daerah ini.

Editor : Herly Umbas