Kakor Baharkan Irjen Sudjarno: Netralitas Polri Diuji Dalam Pilkada 2018
Kakor Sabhara Baharkam Polri Irjen Pol Drs. Sudjarno, SH saat membuka sosialisasi peraturan Baharkam tentang patroli di Hotel Peninsula Manado, Kamis (18/1/2018) pagi tadi.

Kakor Baharkan Irjen Sudjarno: Netralitas Polri Diuji Dalam Pilkada 2018

Manado, Fajarmanado.com – Tahapan proses Pilkada serentak tahun 2018 kini segera memasuki masa kampanye, termasuk enam daerah di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). Meski kampenye baru resmi bergulir medio Februari mendatang, namun masing-masing bakal pasangan calon (Bapaslon) mulai berebut  simpati warga pemilih.

Fenomena Pilkada ini tak luput dari pengamatan jajaran Polri. Untuk itu, pimpinan Polri di berbagai kesempatan menegaskan agar seluruh anggota Polri di Indonesia wajib menjaga netralitas dalam pesta demokrasi Pilkada di 171 daerah ini.

“Netralitas polri saat ini sedang diuji, oleh karena itu betul-betul hal ini harus dijaga,” ujar Kakor Sabhara Baharkam Polri Irjen Pol Drs. Sudjarno, SH saat membuka sosialisasi peraturan Baharkam tentang patroli di Hotel Peninsula Manado, Kamis (18/1/2018) pagi tadi.

Irjen Sudjarno mengingatkan anggota Polri agar jangan terlibat dalam politik praktis maupun menjadi bagian dari Tim Sukses (Timses) calon tertentu.

Kakor Shabara Baharkan juga mengingatkan kembali atensi Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian agar semua Kapolda harus bisa mandiri dalam melaksanakan pengamanan Pilkada di daerahnya.

“Jangan under estimate terhadap kondisi keamanan yang ada jelang Pilkada. Seluruh personil harus tetap waspada dengan segala kemungkinan yang ada,” tandasnya.

Meski kampanye Pilkada nanti berlangsung medio bulan depan, namun para Bapaslon Pilkada enam daerah di Sulut mulai intens menebar pesona. Rumah-rumah duka maupun keluarga yang tertimpa bencana menjadi sasaran dikunjungi. Mereka pun tak sebatas bersua dengan keluarga namun meninggalkan bantuan uang tunai.

Editor : Herly Umbas