oleh

SAS Ingatkan Elpiji 3Kg Hanya Bagi Berpenghasilan Rp1,5 Juta

Tomohon, Fajarmanado.com – Wakil Wali Kota (Wawali) Tomohon Syerly Adelyn Sompotan mensinyalir masih ada agen elpigi nakal, yang menjual elpiji 3 kilogram di atas HET dan kepada rumah tangga berpendapatan di atas Rp1,5 juta per bulan.

“Saya harus tegaskan kembali bahwa sasaran pendistribusian elpiji 3 kilogram yang mendapat subsidi pemerintah adalah rumah tangga dan usaha mikro yang mempunyai penghasilan tidak lebih dari Rp1.500.000 per bulan,” katanya ketika membuka kegiatan Pembinaan dan Evaluasi Penyaluran Elpiji 3 Kg yang diselenggarakan Bagian Perekonomian Setda Kota Tomohon di Gedung Ex DPPKBMD, Rabu (25/10/2017).

SAS, sapaan akrabnya, mengingatkan setiap agen dan pangkalan  bertanggung jawab dalam pendistribusian elpiji dengan wajib mematuhi syarat dan ketentuan yang berlaku, termasuk dilarang keras menjual  elpiji 3 Kg di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan.

“Untuk Kota Tomohon, HETnya yakni Rp 18.400,00 pertabung,” ungkapnya.

Syarat dan ketentuan tersebut, lanjut dia, diatur pada Peraturan Bersama Menteri Dalam Negeri (Mendagri) dan Menteri ESDM Nomor 17 dan Nomor 15 Tahun 2011 tentang Pembinaan dan Pendiatribusian Tertutup LPG.

Baca Juga :  Pertamina Rilis Harga BBM Baru, Sulawesi dan Maluku Masuk Daftar Harga Menengah

“Hal ini juga di atur dalam Peraturan Menteri ESDM Nomor 26 Tahun 2009 tentang Penyediaan dan Pendistribusian LPG,” kata dia.

Dalam rangka mengefektifkan Peraturan Menteri (Permen) tersebut, kata SAS,  Pemerintah Kota (Pemkot) Tomohon telah beberapa kali memberikan himbauan kepada para ASN untuk menggunakan LPG 5,5 Kg (bright gas).

“Dalam waktu dekat ini pemerintah akan mengeluarkan edaran yang ditujukan kepada para ASN dan pelaku usaha kecil menengah agar dapat menerapkan peraturan bersama Menteri Dalam Negeri dan Menteri ESDM ini,” jelas SAS.

Wawali juga mengharapkan agar peran serta masing-masing perangkat daerah, termasuk peran pemerintah kecamatan dan kelurahan agar dapat melakukan pembinaan terhadap pendistribusian elpiji bersubsidi 3 Kg dan mendorong para ASN di wilayah kerja masing-masing agar beralih penggunaan tabung elpiji dari 3 Kg ke tabung 5,5 Kg atau elpiji 12 Kg.

Baca Juga :  Pertamina Rilis Harga BBM Baru, Sulawesi dan Maluku Masuk Daftar Harga Menengah

Kabag Perekonomian Kota Tomohon Harny B Korompis SE, sebelumnya dalam laporannya menjelaskan, maksud dan tujuan kegiatan ini untuk mensukseskan program pemerintah dalam rangka penghematan energi nasional dan anggaran negara akibat subsidi yang terlalu tinggi.

Selain itu, juga untuk menyatukan persepsi dari semua pemangku kepentingan atau stekholder yang terlibat dalam rantai pendistribusian elpiji 3 Kg di Kota Tomohon, sekaligus untuk mewujudkan pemerintah yang baik (good governance dan clean governance).

Acara yang turut dihadiri Asisten II Roni S Lumowa SSos MSi tersebut menampilkan narasumber dari perwakilan PT Pertamina Parrama RA, Kabag Perekonomian Setprov Sulut Sonny Runtuwene, Kasat Reskrim Tomohon AKP M Aswar Nur SIK dengan para peserta para agen dan pangkalan elpiji, para Lurah dan Camat se-Kota Bunga.

Penulis : Prokla Mambo

Editor    : Herly Umbas

News Feed