oleh

Wakil Walikota Bitung Ajak TRC BPBD Menjadi Tanggap Tangkas dan Tangguh

Bitung, Fajarmanado.com – Latihan gabungan Work Shop Tim Reaksi Cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bitung dengan Batalyon Marinir Lantamal VIII, resmi ditutup oleh Wakil Walikota Bitung Ir. Maurits Mantiri, Kamis (19/10). Pelatihan yang dilaksanakan sejak hari Senin (17/10) sampai hari Rabu (18/10) bertempat di Markas Batalyon Marinir Lantamal VIII Kota Bitung.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Bitung Ir. Maurits Mantiri, mengajak semua pihak untuk bergandengan tangan dalam mengantisipasi bencana. “Atas nama Pemkot dan masyarakat Kota Bitung kami mengapresiasi pelatihan Tim Reaksi Cepat BPBD Kota Bitung,” kata Wawali.

Menurutnya, salah satu ciri kota modern adalah kesiapsediaan dalam menghadapi bencana. Dan itu telah dicanangkan Wali Kota Bitung, Max Lomban dengan pencanangan smart city.

“Kita jangan seperti pemadam kebakaran, nanti ada disaat kebakaran tapi selalu siap sedia sebelum ada kejadian serta  tangkas, tanggap dan tangguh mengatasi bencana,” ujarnya.

Dilanjutkannya, adanya Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD, ini menunjukkan Kota Bitung makin siap dalam menghadapi bencana. Bahkan jika diperlukan, Kota Bitung siap membantu daerah lain yang memerlukan bantuan saat bencana dengan alasan kemanusian.

“Selain itu kami mohon masukan dari Tim Reaksi Cepat BPBD, terutama masalah perencanaan antisipasi bencana. Karena bisa saja perencanaan tak sesuai dengan mengantisipasi bencana, contohnya seperti drainase yang bukan dibawa BPBD sehingga butuh masukan dari instansi yang membawahi proyek drainase tersebut,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala BPBD Pemerintah Kota Bitung, Franky Ladi mengatakan, latihan tersebut diikuti 40 personil yang melibatkan Danyon Marinir Lantamal VIII Kota Bitung. (Jones Mamitoho)

News Feed