oleh

Ditata Dalam APBD 2017, Tiap Puskesmas di Minahasa Dapat Dana 2 M

Tondano, Fajarmanado.com – Sektor kesehatan mendapat perhatian khusus dari Pemerintah Kabupaten (Minahasa) Minahasa. Buktinya, dari total Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2017 yang tengah berjalan, 11 persen dialokasikan untuk sektor kesehatan.

Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Minahasa, Jeffry Korengkeng mengatakan,  untuk menunjang pemerintahan, dibutuhkan masyarakat yang sehat. Karena itu, fasilitas pelayanan kesehatan serta tenaga kesehatan harus mantap.

“Untuk menunjang kehidupan keluarga, berarti harus kerja. Kalau sakit tentu tidak bisa kerja. Imbasnya keluarga kesusahan. Karena itu, masyarakat harus sehat supaya siap bekerja,” ujar Korengkeng kepada wartawan seusai mendampingi Tim Kemenkes RI meninjau RSUD Samratulangi Tondano, Kamis (19/10/2017)

Karena demikian, lanjut dia, kalau masyarakat bekerja dan berdampak pada peningkatan perekonomian, itu adalah sumbangsih masyarakat Minahasa terhadap sektor perekonomian di daerah ini. “Anggaran untuk kesehatan ada Rp 1,3 triliun. Untuk 22 Pusekesmas yang ada, masing-masing akan dapat Rp 2 miliar,” jelasnya.

Ditanya terkait kekurangan tenaga kesehatan di daerah ini, Korengkeng mengatakan bahwa hal tersebut disiasati dengan perekrutan tenaga kontrak.

“Saat ini Kabupaten Minahasa belum bisa melakukan perekrutan PNS karena masih moratorium penerimaan PNS. Namun pemerintah berusaha menutupi kekurangan tenaga medis dengan melakukan perekrutan tenaga kontrak. Baik itu dokter ataupun perawat,” tegas Korengkeng.

Sarana dan prasarana Puskesmas-Puskesman di daerah Toar Lumimuut ini terus dilakukan perbaikan. Begitu pun paramedis, semakin lengkap sehingga baik pelayanan di Puskesmas maupun Posyandu semakin jarang dikeluhkan masyarakat.

Penulis : Fiser Wakulu

News Feed