oleh

Pemkab Minahasa Dituding Abaikan Hasil Reses Anggota DPRD

Tondano, Fajarmanado.com – Jika masyarakat beraggapan kalau aspirasi yang disampaikan kepada anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Minahasa tidak ditindaklanjuti, penyebabnya sudah ketahuan.

Fentje Sambow, salah satu personil DPRD Kabupaten Minahasa dari Fraksi Partai Gerindra mengungkapkan jika Pemkab Minahasa hanya mengabaikan aspirasi masyarakat yang didapatnya dari hasil reses.

Kendati menurutnya, hasil terses adalah berbagai keluhan dan masukan masyarakat yang disampaikan masyarakat kepada anggota DPRD sebagai penyambung lidah rakyat.

“Selama saya menjadi anggota DPRD Kabupaten, tak satupun hasil reses diakomodir oleh Pemkab. Semuanya hanya diabaikan begitu saja, padahal itu berasal langsung dari masyarakat,” ujar Sambow.

Lanjutnya, Pemkab Minahasa hanya beralasan jika ada masukan masyarakat, disampaikan saja dalam Musrembang.

“Padahal Reses merupakan agenda tersendiri dan tugas dari setiap anggota DPRD. Karena itu, saya merasa malu karena seakan padangan masyarakat bahwa tak perhatikan usulan warga. Karena tak pernah diakomodir dalam APBD, padahal reses dilakukan setahun tiga kali,” tambahnya.

Karena itu dirinya menilai jika Pemkab Minahasa telah melecehkan kewenangan anggota DPRD. Karena seakan apa yang dihasilkan oleh DPRD dalam reses, tak berguna bagi Pemkab. “Ingat, tugas kami di DPRD adalah penyambung lidah rakyat. Lantas kenapa ada yang menghambatnya, seakan kami tak peduli rakyat padahal sudah berjuang,” semburnya.

Bahkan dirinya mengakui jika memang Gerindra adalah partai Oposisi dalam pemerintahan. Namun Pemkab seakan tak elok karena mengedepankan hal tersebut ketimbang persoalan di masyarakat.

“Seharusnya Pemkab pun harus lebih memperhatikan soal warga dan lepaskan serta menjauhkan masalah politik jika berbicara soal kepentingan umum,” tegasnya.

Penulis :Fiser Wakulu

News Feed