Ratahan, Fajarmanado.com – Pasangan calon (Paslon) James Sumendap SH pada Pilkada Minahasa Tenggara (Mitra) 2018 kini semakin mengkristal. Tiga kader PDIP dan satu dari Partai Golkar (PG) dinilai sangat kans mendampingi calon bupato petahana.
Tiga kader internal partai banteng moncong putih yang santer disebut-sebut bakal mendampingi JS, sapaan Ketua DPC PDIP Mitra ini, adalah, Taviv Watuseke, Vocke JA Ompi dan Samuel Montolalu SH. Sementara dari eksternal partai tak lain adalah Ketua DPD II PG Mitra Tonny Hendrik Lasut (THL).
Ke tiga kader PDIP tersebut memiliki peluang yang sama mendampingi JS melanjutkan kepemimpinannya untuk periode 2018-2013. Namun, apabila JS mendapat lawan sepadan sebagai calon bupati, maka Tonny Lasut dianggap sebagai pasangan yang paling terbaik dan sangat berpeluang bagi JS untuk merebut hati warga pemilih Mitra.
Watuseke, Ompi dan Montolalu senada mengungkapkan kesiapan mereka untuk mendanmpingi JS. Bahkan, ke tiganya telah intens mensosialisasikan diri kepada masyarakat beberapa bulan terakhis.
Tavif Watuseke, yang adalah Ketua Dewan Mitra ini terlihat semakin dekat dan nyaris terlihat terus bersama dengan JS. Taviv pun sudah berkali-kali mengungkapkan kesiapannya untuk maju di Pilkada Mitra 2018.
“Tentu menjadi sikap sebagai petugas partai, jika ditunjuk harus siap. Intinya kami bekerja untuk partai dan memenangkan partai,” ungkap Tavif kepada Fajarmanado.com di Ratahan, Rabu (30/08/2017).
Begitu pun dengan Vocke J A Ompi. Ketua Fraksi PDIP di DPRD Mitra ini, juga mengaku siap mendampingi JS sebagai calon wakil bupati. Politisi asal Desa Liwutung ini, dinilai yang memiliki kans maju karena punya basis massa yang cukup signifikan. Bahkan pendukungnya mulai memunculkan slogan “JS-Victory”.
“Jika diminta partai tentu harus siap. Namanya kader menjadi perpanjangan partai dan harus siap ditugaskan,” jelas Vocke Ompi.
Nama lain yang mencuat yakni Semuel Montolalu,SH yang juga menjabat sebagai Sekretaris DPC PDI-P Mitra. Dia mengaku telah mendapat izin ketuanya untuk mensosialisasikan diri, diawali dengan merangkul massa di ibukota Kabupaten Mitra yakni Ratahan.
“Apa yang ditunjuk partai nanti, itu yang terbaik. Jika saya diberikan kesempatan dengan diminta partai untuk mendampingi ketua, tentu saya harus siap dan memang sudah siap,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua DPD II PG Mitra Tonny Hendrik Lasut juga digadang-gadang diusung sebagai calon wakil bupati mendampingi JS. Wakil Ketua DPRD ini sering terlihat dekat dengan dua petahana yakni James Sumendap dan Ronald Kandoli.
Namun ketika ditanya soal kesiapannya, Lasut terus menjawab diplomatis. “Jika survei meyakinkan, tentu saya akan siap. Sebab survei menjadi penentu di partai, saat survei saya menguat, tentu akan ditunjuk partai,” ungkap THL, sapaan akrabnya.
Ketua Bappilu DPD I PG Sulut Drs Vicktor Rompas MSi belum bisa memastikan apakah PG akan mengusung calon sendiri atau berkoalisi dengan partai lain, termasuk PDIP.
“Kami tergantung survei. Kalau pun survei menunjukkan kader kami harus mendampingi petahana, kami pun legowo kalau dipinang,” ujarnya ketika dikonfirmasi kembali, Rabu (30/08/2017).
Sementara itu, pengamat politik menilai bahwa JS akan memuluskan kemenangan pada Pilkada 2018 apabila berkoalisi dengan PG, apalagi meminang THL sebagai ‘papan dua’.
Selain didukung basis massa PG yang dikenal solid, Lasut jugu dikenal sangat dekat dengan warga Ratatotok dan sekitarnya. “Kalau JS dan THL berpasangan, pertarungan sudah selesai. Ongkosnya pun sangat murah,” ujarnya.
Penulis : Didi Gara
Editor : Herly Umbas

