oleh

Wah..! HAG Dukung Ivansa-CNR Pada Pilkada 2018

Tondano, Fajarmanado.com – Teka teki arah politik Hangky Arther Gerungan (HAG), yang diklaim sebagai penentu kemenangan Drs Jantje Wowiling Sayow MSi dan Ivan Sarundajang (JWS-Ivansa) para Pilkada Minahasa 12-12-2012, kini mulai terlihat arahnya.

Ketua DPD I Kosgoro 57 Sulut dan Penasehat Olly Dondokambey Centre (ODC) Sulut ini diprediksikan bakal mendukung pasangan muda, Ivan Sarundajang-Careig Naichel Runtu (Ivansa-CNR), yang hampir pasti diusung Partai Golkar (PG).

Spekulasi ini menyusul puteri kesangangan HAG, Melissa Gerungan, yang akrab disapa Icha secara tak terduga terpilih sebagai Bendahara DPD II PG Minahasa pada awal pekan ini.

Icha, sapaan akrab srikandi yang dikenal Bendahara Komisi Remaja Sinode GMIM ini, tak terduga muncul mengenakan pakaian kuning, seragam identik partai pohon beringin ini saat terpilih sebagai Bendahara PG Minahasa di Tondano, sekitar pukul 19.00 Wita, Senin (21/08/2017), malam lalu.

“Kalau HAG tidak mendukung Ivansa-CNR, yang sudah sangat santer diusung Golkar pada Pilkada 2018 mendatang, mengapa HAG membiarkan anak kesayangannya menjadi Bendahara DPD II PG yang notabene sudah ramai dan tidak rahasia umum lagi mencalonkan Ivansa-CNR pada Pilkada 2018,” kata Jackry Lomboan, Ketua Pengurus Kecamatan (PK) PG Kawangkoan Utara kepada Fajarmanado.com di Kawangkoan, Jumat (23/08/2017), petang tadi.

Icha terpilih melalui Rakerda PG Minahasa diperluas untuk mengisi posisi bendahara yang ditinggalkan James Arthur Kojongian (JAK) karena sudah terpilih dan aktif sebagai Ketua Harian DPD II PG Minahasa Selatan (Minsel).

Baca Juga :  Luar Biasa! Jenazah SHS Molor 3,5 Jam Tiba di Kampung Halaman Gegara Ini

“Aturan PG, tidak boleh ada kader yang merangkap jabatan, makanya posisi bendahara PG Minahasa harus diisi,” ujar Sekretaris DPD II PG Minahasa Febry FH Suoth ketika dihubungi terpisah, sore tadi.

HAG, yang diketahui menjadi salahsatu calon Bupati Minahasa 2013-2018 berpasangan dengan Recky J Montong (HAG-RJM), selama ini masih digadang-gadang untuk bertarung pada Pilkada Minahasa 2018.

Apalagi, pengusaha nasional sukses asal Kakas, Minahasa ini, telah bergabung dan intens bersosialisasi di PDIP melalui ODC, organisasi yang dikenal sangat berpengaruh memenangkan pasangan Olly Dondokambey SE-Drs Steven Kandouw pada pentas Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulawesi Utara (Sulut) 2015 silam.

HAG, yang juga dikenal sempat mendukung dan memberi andil besar atas sukses Dr Sinyo Harry Sarundajang (SHS) merebut kursi Gubernur Sulut dari petahana, almarhum Drs Adolf Jouke Sondakh (AJS) pada Pilgub 2005 lalu, memang berniat bertarung kembali pada Pilkada 2018.

“Wah, soal pencalonan (Pilkada 2018), saya menunggu arahan dan petunjuk Pak Olly. Kalau disuruh, saya siap. Kalau tidak, saya fokus saja pada profesi saya,” ujar HAG ketika dikonfirmasi saat bersua di Kawangkoan, beberapa waktu lalu.

Sementara itu, bergabungnya Melisa Gerungan, puteri HAG dengan PG sebagai bendahara DPD II Minahasa, spekulasi pun muncul bahwa HAG tidak akan mencalonkan diri pada Pilkada 2018 namun mendukung pasangan calon PG yang semakin mengkristal, yakni Ivansa-CNR.

Baca Juga :  Sampaikan Belasungkawa, JG : SHS Seperti Orang Tua Saya

“Jika sudah sedemikian, pertandingan pun sudah selesai. Siapa lagi yang bisa melawan Ivansa-CNR kalau sudah mendapat amunisi dukungan dari HAG,” ujar Nico Kamuh, tokoh masyarakat Desa Parepei, Kecamatan Remboken, sebagaimana disampaikan sejumlah tokoh masyarakat di Minahasa lainnya.

Sosok Ivansa dan CNR dinilai sangat dibutuhkan untuk melakukan berbagai terobosan untuk perubahan Minahasa yang semakin baik karena terkesan telah ketinggalan jauh dari empat daerah hasil pemekaran kabupaten tertua di Provinsi Sulut ini.

Kehadiran Ivansa-CNR, juga dinilai sebagai personifikasi dari kemampuan dan keberhasilan Drs Stefanus Vreeke Runtu (SVR) selama dua periode memimpin Minahasa dan SHS, mantan birokrat berkelas nasional ini, dua periode pula sebagai Gubernur Sulut.

“Kepemimpinan Ivansa-CNR nanti pasti akan merupakan pertaruhan nama baik SHS dan SVR sebagai kepala daerah dan kepala pemerintahan. Kalau ke dua orang muda ini gagal nanti, pasti akan mencoreng nama baik dan nama besar ayah mereka masing-masing. Ini pasti akan dihindari mereka,” ujar Ape, tokoh masyarakat Pineleng ini.

Penulis : Fiser Wakulu

Editor    : Herly Umbas

News Feed