Ratahan, Fajarmanado.com – Gunung Soputan merupakan salahsatu gunung berapi aktif di tanah air. Gunung berketinggian 1.784 meter di atas permukaan laut ini, memiliki daya tarik tersendiri sehingga terus ramai dikunjungi para pencinta alam.
Terletak di antara Kabupaten Minahasa, Minahasa Selatan (Minsel) dan Minahasa Tenggara (Mitra), gunung Soputan berjarak sekitar 50 kilometer barat daya-selatan Kota Manado.
Selama ini, para pendaki dari Kota Manado dan sekitarnya lebih memilih menuju puncak gunung Soputan dari wilayah Kecamatan Tompaso dan Langowan Barat, Minahasa melintasi hutan pinus. Namun, jarak terdekat apabila masuk melalui timur laut Kecamatan Tombatu, Mitra. Jaraknya hanya berkisar 12 kilometer.
Soputan memiliki pemandangan alam yang sangat indah dan menarik untuk dikunjungi. Di kaki gunung Soputan di wilayah Tombatu, yang dikenal dengan nama kawasan penghijauan, sudah ada objek wisata alam yang tengah dikembangkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mitra.
Di daerah penghijauan ini, mulai disulap kawasan wisata baru. Bahkan, kini sering dijadikan lokasi foto Pra Wedding. Dari sini, Pemkab Mitra sudah merintis jalan menuju puncak gunung Soputan, dibisa ditempuh sekitar 20 menit apabila menggunakan mobil khusus.
Pemkab Mitra terobsesi menjadikan kawasan Gunung Soputan sebagai objek wisata unggulan baru untuk mendukung pariwisata sebagai salah satu program prioritasnya.
Pantauan Fajarmanado.com sejumlah infrastruktur telah dipersiapkan Pemkab Mitra sebagai penunjang pengembangan kawasan wisata tersebut. Jalan penghubung yang dulunya tak semua kendaraan bisa mengakses sampai ke kaki gunung, tapi sekarang sudah bisa diakses karena sudah dilakukan pelebaran.
Terlihat beberapa infrastruktur lainnya sedang dipersiapkan untuk menunjang kawasan wisata di salah satu gunung berapi teraktif di Sulut ini.
Selain itu, Pemkab juga telah melakukan promosi beberapa objek wisata di Mitra, baik di tingkat lokal, nasional, maupun internasional.
Bupati James Sumendap berjanji gunung Soputan akan disulap menjadi salah satu kawasan wisata baru. “Kita akan menata dan melengkapi semua infrastruktur dan fasilitas yang dibutuhkan di sana agar semakin menarik untuk dikunjungi,” paparnya.
Terpisah Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Kadis Parbud) Mitra Desten Katiandagho menjelaskan pengembangan objek wisata di daerah ini sementara dikembangkan.
“Pengembangan objek-bjek wisata yang ada di kabupaten Minahasa Tenggara akan terus kita kembangkan, termasuk di gunung Soputan,” ujar Katiandagho.
Untuk itu, Katiandagho berharap agar masyarakat yang ada di sekitar lokasi wisata wisata dapat berperan aktif dan bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan.
“Bagi masyarakat yang tinggal, bahkan yang akan mengunjungi obyek objek wisata diharapkan untuk selalu menjaga kebersihan keindahan dan melestarikannya,” pungkas Desten.
Penulis : Didi Gara

