Astaga..! Diduga Hasil Hubungan Gelap, Janin Dibuang di Clossed
Inilah toilet tempat penemuan janin di lantai dasar MTC Manado, Selasa (15/08/2017) tadi. Foto: Humas Polda Sulut.

Astaga..! Diduga Hasil Hubungan Gelap, Janin Dibuang di Clossed

Manado, Fajarmanado.com – Tindakan bejad dan tak bernurani kembali dilakukan seorang wanita. Diduga hasil hubungan gelap, seorang ibu diduga membuang janinnya sendiri dalam lubang water clossed pada toilet di Gedung Manado Tade Centre (MTC) Manado.

Tindakan nekad tak berperikemanusiaan ini terkuak pada Selasa (15/08/2017) tadi. Sekitar pukul 10.14 Wita, petugas cleaning cervis salahsatu pusat perbelanjaan di bilangan jalan Boulevard Manado menemukan janin yang tak berujud lagi dalam clossed salahsatu toilet di lantai dasar.

Saat itu, pihak management MTC menugaskan petugas kebersihan untuk memperbaiki toilet yang mampet di lantai dasar (ground) gedung itu. Perbaikan dilakukan oleh Ronald Wungow dan Christian Tumuju.

Setelah melakukan pembongkaran, sebuah benda ternyata menyumbat lubang water cloosed (WC). Ketika dicermati, disimpulkan adalag sesosok janin manusia yang menjadi penyumbat.

Menyadari hal tersebut, Ronald dan Christian melapor kepada pihak management MTC,  yang langsung meneruskannya Polsek Sario.

Umi Tuweno, karyawan MTC lainnya, mengungkapkan bahwa WC tersebut sudah mampet sejak hari Rabu (9/08/2017) sekira pukul 15.00 Wita. Umi mengaku sempat melaporkannya lepada pihak engenering perusahaan.

Besoknya, menurut dia, dirinya sempat melihat pada lubang WC tersebut telah dipenuhi cairan berwarna merah yang diduga darah.

Kapolsek Sario, AKP Tommy Aruan mengatakan, laporan kejadian ini sudah masuk ke Polsek Sario. “Kami akan dalami kasus ini. Kami akan telusuri siapa yang tega membuang janin bayi ke toilet tersebut,”  ujarnya.

Siapa oknum pembuang janin tak berdosa tersebut, dikabarkan telah diketahui polisi. Rekaman CCTV telah menunjukkan siapa saja orang yang masuk pada toilet tersebut selama ini, termasuk selang sepekan terakhir.

“Saya yakin, polisi sudah melihat ciri-ciri pelaku. Jadi, sebaiknya menyerahkan diri saja agar ancaman hukumannya bisa diperingan,” ujar karyawan di bidang Informasi Teknologi (IT) MTC Manado yang enggan disebutkan jati dirinya ini.

Ia mensinyalir, janin yang dibuang tersebut adalah hasil hubungan gelap. “Kalau tidak, kenapa harus dibuang. Banyak keluarga, apalagi panti asuhan yang siap menampung kalau memang benar janin itu lahir normal dan orang tuanya mengaku tak mampu membiayai hidupnya,” katanya.

Penulis/Editor : Herly Umbas