Banjir Bandang Landa Maesanan, Polisi Bantu Evakuasi Warga
Inilah penampakan banjir bandang yang melanda antara Desa Tambelang dan Desa Kinamang, Minsel pada Selasa (04/07/2017). Foto : Humas Polda Sulut.

Banjir Bandang Landa Maesanan, Polisi Bantu Evakuasi Warga

Maesaan, Fajarmanado.com – Banjir bandang melanda wilayah Kecamatan Maesanan, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), Selasa (04/07/2017). Akibatnya, jembatan penghubung antara Desa Tambelang dan Desa Kinamang di kecamatan setempat, jebol.

Namun tidak ada korban jiwa yang dilaporkan akibat musibah alam ini, selain kerugian material yang diderita warga perbatasan Kecamatan Maesaan dan Kecamatan Tompasobaru tersebut.

Menyikapi musibah tersebut, personel Polsek Tompasobaru bersama Polsek Modoinding langsung turun ke lokasi. “Kami menyiagakan personel untuk melakukan pengamanan serta proses evakuasi korban maupun barang,” ujar Kapolsek Tompasobaru, AKP Very Liwutang, Rabu (05/07/2017) pagi.

Sementara itu Kapolsek Modoinding, AKP Ruzdin Zima menambahkan, seluruh personel jajarannya telah dilibatkan dalam proses penanganan lokasi bencana alam sambil menunggu upaya lanjutan dari pihak pemerintah daerah.

“Kami juga membantu mengevakuasi warga yang terjebak di lokasi bencana longsor perbatasan antara wilayah hukum Polsek Tompasobaru dengan Polsek Modoinding,” jelasnya.

“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, hanya kerugian material berupa hewan ternak yang hanyut terseret arus sungai,” pungkas Kapolsek Modoinding.

Peristiwa banjir bandang itu sendiri, dikabarkan berlangsung secara tiba-tiba setelah hujan deras mengguyur. Air yang mengalir dari daerah pegunungan ikut menghanyutkan pepohonan, yang diduga sisa dari penebangan hutan.

Editor : Herly Umbas