Desa Motoling Pacu Bangun Talud dan Drainase dari Dana Desa
Hukum Tua Desa Motoling Meidy C Tambuwun saat memantau pekerjaan pembuatan drainase di jaga 3. Disaksikan Ketua TPK Desa Motoling Jopy Rondonuwu dan pekerjanya enjoy melaksanakan pekerjaannya. (Foto. Andries)

Cair Dandes, Pemdes Motoling Prioritaskan Bangun Talud dan Drainase

Motoling, Fajarmanado.com – Desa Motoling Kecamatan Motoling sedang giat-giatnya membangun melalui anggaran Dana Desa (Dandes) tahun 2017. Bahkan untuk menjaga transparansi dalam penggunaan dana desa, jenis pekerjaan dan anggaran telah dimuat dalam baliho dan letakan ditempat umum agar masyarakat bisa turut menjaga dan mengawasi pembangunan yang sedang berlangsu di desa Motoling.

Hukum Tua Desa Motoling Meidy C Tambuwun saat bersua dengan wartawan Fajarmanado.com, Rabu (28/6/2017) menjelaskan, untuk tahap I ini ada tiga pekerjaan yang akan dilaksanakan pemerintah, yakni pembuatan talud di jaga I sepanjang 27 meter dengan anggaran Rp 122. 104.700, pembuatan drainase di jaga 3  panjang 35 meter dengan anggaran Rp 50.759.200 serta platdecker di jaga 3 dengan panjang 35 meter dan anggaran sebesar Rp 25.950.300.

“Pembangunan ini dilaksanakan berdasarkan usulan masyarakat, untuk itu pembangunan, talud, drainase dan platdecker kami juga telah menganggarkan untuk pembuatan rabat beton di jaga 4 dengan panjang 100 meter dengan anggaran Rp 86.397.00 dan pembuatan lapak pasar desa di jaga 3 dengan anggaran Rp 35.510.00,”ujar Tambuwun.

Dikatakan Tambuwun, bahwa Dandes tahap 1 mendapat apresiasi warga masyarakat. Karena memang, apa yang diusulkan masyarakat saat rapat desa lalu dapat terakomodir dan telah dianggarkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) tahap I.”Yang pasti, semua kegiatan yang bersumber dari Dandes tahap 1 tersebut diterima warga Motoling. Dan usulan pun langsung ditetapkan melalui APBDes 2017.”jelasnya.

Ditambahkannya, selain transparan soal anggaran, pemerintah desa juga mempunyai kewajiban untuk mengkoordinasikan kegiatan pembangunan desa dengan pemerintah kecematan. Semua kegiatan pekerjaan wajib diketahui camat dan nantinya LPJ akan disampaikan ke Dinas PMD Minsel.

Ketua Tim Pengelola Keuangan (TPK) Desa Motoling Jopy Rondonuwu mengaku bangga pembangunan yang dilaksanakan pada tahap I ini, sebab semua item yang masuk dalam anggaran APBDes sangat dibutuhkan dan  dirindukan pembangunan sejak lama oleh masyarakat.

“Sebagai ketua TPK dan juga masyarakat, saya sangat bangga karena apa yang menjadi kerinduan kami bisa terjawab dan kualitas pekerjaannya sangat baik,”kata Rondonuwu.

Penulis: Andries Pattyranie

Editor : Joel Polutu