Motoling, Fajarmanado.com – Dua warga Desa Picuan Baru kecamatan Motoling tertimbun matrial bangunan dan tanah, akibat ambruknya talud lama yang dibangun sekitar tahun 80-an. Saat insiden terjadi, kedua korban sedang melaksanakan pekerjaan pembuatan talud diareal talud lama yang ambruk tersebut. Beruntung kedua pekerja yang merupakan warga jaga I desa Picuan Baru ini bisa diselamatkan warga setempat.
Hukum tua desa Picuan Baru, Jhony Kesek ketika ditemui menjelaskan, peristiwa runtuhnya tanggul tersebut terjadi sekira pukul 10.30 Wita saat pekerja sedang melakukan pekerjaan diareal talud. Melihat kedua pekerja, Anis Tendean (47) dan Martho Marentek (46) tertimbun tanah dan material, pihaknya langsung mengumumkan kepada warga untuk membantu menyelamatkan kedua korban. Berkat bantuan warga kedua korban dapat diselamatkan.
“Sebelum memulai pekerjaan, saya sudah menegur kepada pekerja untuk berhati-hati,sebab ada kemungkinan talud lama yang dibangun tahun 80-an bisa ambruk. Namun kami sangat beryukur kedua korban bisa diselamatkan dan proyek pembangunan ini bisa dilanjutkan,dan isiden ini sudah kami laporkan ke BPMPD Minsel”kata Jhony Kesek.
Kesek menambahkan, pekerja pembangunan talud tersebut berjumlah empat orang, namun saat talud lama ambruk, kedua pekerja yakni Jefry Salangka dan Steven Timporok langsung menyelamatkan diri, sedangkan kedua korban tak sempat lari karena berada dekat dengan talud lama yang ambruk tersebut.
“Kedua korban langsung dilarikan ke Puskesmas Motoling untuk dirawat. Berdasaarkan hasil pemeriksaan medis, kedua korban diijinkan pulang karena hanya mengalami luka ringan.”tambahya.
Esther Bella, istri Anis Tendean saat diwawancarai mengku panik saat melihat suaminya tertimbun matrial bangunan dan tanah. Dia mengaku tak bisa berbuat apa-apa selain berdoa kepada tuhan agar suaminya bisa selamat.
”Saya hanya bisa menangis sambil berdoa saat melihat warga sedang mengangkat matrial bangunan dan tanah untuk menyelamatkan suami saya. Puji tuhan, berkat pertolongan tuhan dan warga setempat, suami saya bersama temanya bisa selamat dan berkumpul lagi bersama keluarga.”ungkap Bella dengan isak tangis.
Penulis : Andries Pattyranie
Editor : Joel Polutu

