oleh

Polsek Tompasobaru Amankan 3 Tersangka Kasus Penganiayaan

Tompasobaru, Fajarmanado.com – Kolaborasi Tim Ranger Sabhara Polres Minsel bersama gabungan personil Polsek Tompasobaru membuahkan hasil yang memuaskan. Pasalnya, dalam pengungkapan kasus penganiayaan yang terjadi Sabtu (13/5/2017) kemarin malam di wilayah Polsek Tompasobaru berhasil ditangkap 3 pelaku. Tak sampai sehari, Tim Ranger Sabhara Polres Minsel dan jajaran Polsek Tompasobaru langsung bertindak dan Minggu (14/5/2017) kemarin langsung mengamankannya.

Tindak pidana penganiayaan terjadi di Desa Sion Kecamatan Tompasobaru mengakibatkan korban FW alias Frando, 23 tahun, warga Desa Sion, mengalami luka serius di bagian kepala hingga harus dirujuk ke RSUP Prof. Kandou Malalayang Manado.

Kapolsek Tompasobaru AKP Very Liwutang saat dikonfirmasi Minggu (14/5) kemarin, menjelaskan bahwa tindak pidana penganiayaan ini diawali dengan perkelahian antara korban dengan para tersangka.

“Kejadiannya Minggu (13/5) malam sekitar pukul. 23.00 Wita di Desa Sion, diawali dengan adu mulut antara korban dengan para tersangka yang berujung pada peristiwa penganiayaan. Saat kejadian, korban dan para tersangka sudah dalam kondisi mabuk akibat konsumsi miras,” ungkap Kapolsek Liwutang.

Selang beberapa menit setelah dilakukan rangkaian kegiatan penyelidikan, para tersangka ini pun berhasil diidentifikasi dan segera diamankan.

“Dari hasil penyelidikan, kami berhasil mengidentifikasi dan langsung mengamankan para tersangka, antara lain; SL alias Sri, 24 tahun; RL alias Rocky, 19 tahun; dan FM alias Frangky, 36 tahun. Adapun korban serta para tersangka ini sama-sama warga Desa Sion Kecamatan Tompasobaru,” tutup Kapolsek yang hoby nyanyi ini.

Yasin Ibrahim, tokoh agama Tompasobaru menilai, Tompasobaru dan Maesaan kadang aman dan terkendali. Hanya saja, sebagai tokoh agama di Tompasobaru berharap Polda Sulut bisa mengirim anggota Brimob di Tompasobaru. ‘’Maksudnya, sebagaimana kita ketahui bahwa Tompasobaru umumnya masih bisa dikendalikan oknum-oknum yang mau melakukan tindakan tak terpuji. Memang, kerja Polres Minsel khususnya Polsek Tompasobaru sudah sangat kondusif. Tetapi, akan lebih baik lagi kalau Pos Brimob yang ada difungsikan kembali. Biar, Tompasobaru dan Maesaan tetap aman,’’jelas Ibrahim.

Sementara informasi yang dirangkum wartawan Fajarmanado.com di Kecamatan Tompasobaru dan Maesaan yang sekaligus wilayah kepolisian Tompasobaru masih kondusif. Kadang aman, kadang juga merasa tegang. Namun, usulan sejumlah warga agar supaya Pos Brimob yang dibangun Pemkab Minsel samping Kantor Camat Tompasobaru difungsikan segera. Pasalnya, Pos Brimob tersebut, hingga kini belum digunakan. Padahal, sudah dibangun fasilitasnya oleh Pemkab Minsel melalui APBD 2016 lalu.

(andries)

News Feed