oleh

Polres Minsel gelar Sosialisasi Penggunaan Gas LPG yang aman

Amurang, Fajaramanado.com – Peristiwa kebakaran akibat penggunaan yang salah pada tabung gas LPG dan kompor gas sudah sering terjadi. Hal tersebut diakibatkan karena kurangnya pengetahuan dan pemahaman tentang tatacara penggunaan tabung gas LPG tersebut.

Salah satu upaya diatas, PT Pertamina melaksanakan sosialisasi tentang penggunaan gas LPG (Liquefied Petroleum Gas) yang aman dari bahaya kebakaran. Sosialisasi diatas bekerjasama dengan Polres Minsel, Selasa (25/4) dihalaman Upacara Mapolres Minsel.

Disaksikan ratusan personil Polres Minsel, Selasa (25/4), perwakilan koperasi PT Pertamina, Manado memaparkan bagaimana cara menggunakan tabung gas beserta alat pendukung regulator sehingga aman digunakan. Terpantau para personil Polres Minsel mengikuti jalannya sosialisasi dengan antusias.

Baca Juga :  Pertamina Rilis Harga BBM Baru, Sulawesi dan Maluku Masuk Daftar Harga Menengah

Diakhir kegiatan sosialisasi tersebut, Kapolres Minsel AKBP Arya Perdana,SH,SIK,MSi, menyatakan apresiasi pada pihak PT Pertamina yang telah berinisiatif dalam upaya pencegahan kebakaran akibat penggunaan tabung gas.

“Kami mengapresiasi kegiatan sosialisasi dari PT Pertamina ini. Informasi yang disampaikan sangat penting dan wajib untuk diketahui oleh kita semua untuk kita praktekkan dalam kehidupan sehari-hari demi keamanan bersama. Kami juga akan segera meneruskan informasi ini kepada warga masyarakat,” tegasnya.

Baca Juga :  Pertamina Rilis Harga BBM Baru, Sulawesi dan Maluku Masuk Daftar Harga Menengah

Sejumlah anggota Polres Minsel ditemui mengatakan, sangat baik kalau PT Pertamina melakukan sosialissi terkait bagaimana cara penggunaan tabung gas LPG diatas. ”Memang, banyak terjadi kebakaran akibat salah atau kurang paham terkait penggunaan diatas. Olehnya, bagi kami yang lebih banyak berada dikantor atau lapangan, justru rentan dengan hal diatas. Terima kasih PT Pertamina, terima kasih Kapolres Minsel yang ikut mempraktekan cara terbaik diatas,”kata anggota yang minta namanya tak ditulis.

(andries)

News Feed