Manado, Fajarmanado.com – Walikota Manado Dr Ir GS Vicky Lumentut, SH, MSi, DEA minta Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perhubungan (Plt Kadishub) kota Manado M Sofyan untuk mengkaji kembali lalulintas di kota Manado.
Menurut Walikota, penataan kembali lokasi tujuan akhir moda transportasi angkutan kota (Angkot) segera mungkin untuk dilakukan.
“Saat ini, tujuan akhir angkutan umum di kota Manado adalah zero point, jadi kenderaan akan tertumpuk semua disana. Saya minta Kadishub untuk menata kembali lalin di Manado. Rencana pembangunan terminal yang lokasinya di Kali Mas segera dipercepat,” jelas Lumentut saat memberikan sambutan pada acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (Musrenbang RKPD) kota Manado di aula serbaguna Pemkot Manado, Kamis (30/03) siang.
Penataan lalin kota Manado ini, lanjutnya, merupakan salah satu bentuk dukungan pemerintah kota Manado mendukung penuh program Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey, SE, yakni menjadikan kota Manado menjadi kota tujuan wisata.
“Salah satu program Pemkot Manado, kami akan mendirikan terminal untuk angkot. Sudah ditentukan lokasinya di Kali Mas. Saya minta Kadishub untuk segera mempercepat penataan lokasi terminal, agar segera bisa digunakan,” tegas Lumentut seraya meminta Kadishub untuk berdiri agar dikenal para delegasi.
Walikota juga membeberkan rencana pemkot Manado untuk membentuk wilayah kecamatan dengan sistem zonasi kebudayaan di masing-masing kecamatan.
Selain itu, Walikota sempat menyentil terkait piala Adipura yang tidak pernah lagi diraih kota Manado.
“Kota Manado tidak lagi mengejar Adipura, hal ini terkait lahan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang sudah tidak memadai lagi. Kami sudah memprogramkan untuk membangun Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPSS) di kecamatan-kecamatan dengan luas 300 m3,” ungkapnya.
Lumentut juga membeberkan bahwa saat ini sudah ada 100 motor sampah di Manado.
Dirinya juga menargetkan akan ada penambahan motor sampah hingga mencapai 504 motor sesuai jumlah lingkungan di kota Manado.
(mon)

