Ratahan, Fajarmanado.com – Dinas Pertanian dan Peternakan Minahasa Tenggara (Distanak Mitra) terus tekan korban virus rabies di daerah ini.
Hal tersebut dikatakan Kepala Distanak Mitra, Elly Sangian, melalui kepala Bidang Peternakan, Donlad Lumengkewas. Upaya menekan angka korban rabies yang kebanyakan disebabkan hewan peliharaan seperti anjing, menurut berhasil ditekan.
“Selain sosialisasi ke masyarakat, tim kami juga intens melakukan vaksinasi terhadap hewan peliharaan masyarakat yang berpotensi rabies,” kata Donald di Ratahan, Kamis (23/3/2017).
Dikatakannya, pihaknya selalu mendapat laporan adanya kasus rabies yang terjadi hampir setiap tahun. Namun, sejak dibentuk tim penanganan penyakit menular serta adanya kesiapan dari Distanak dan instansi terkait lainnya, maka virus rabies dipastikan tidak lagi mengintai masyarakat.
“Dibuktikan dari tahun 2016 lalu sampai saat ini, tidak ada lagi laporan masyarakat terkait kejadian virus rabies apalagi memakan korban,” tuturnya.
Diakuinya, dulu masyarakat belum terlalu paham dengan vaksinasi hewan bagi hewan peliharaan. Dan hal tersebut sering menjadi kendala serius saat petugas melakukan vaksinasi dilapangan.
“Setelah intens melakukan sosialisasi memberikan pemahaman, bahaya virus rabies bersama instansi terkait lainnya kepada masyarakat, akhirnya masyarakat mulai paham dan langsung memberikan hewan peliharaan mereka untuk divaksinasi,” ujarnya.
Dirinya menambahkan, di Mitra sendiri selain perda terkait penyakit menular, ada juga desa percontohan bebas rabies, sebagai desa bebas virus rabies di Desa Pangu, Ratahan Timur.
“Diharapkan masyarakat proaktif dan terus menudukung vaksinasi. Bersama kita wujudkan kabupaten sehat serta masyarakat bebas dari bahaya virus rabies,” tukasnya.
(Geri)

