Tondano, Fajarmanado.com, – Panitia Pemilihan Hukum Tua (Pilhut) harus bersikap profesional serta menempatkan diri di jalur netral.
Hal tersebut ditegaskan Bupati Minahasa Drs Jantje Wowiling Sajow (JWS) saat membuka Pembekalan Panitia Pilhut Kabupaten Minahasa yang dilangsungkan di Balai Pertemuan Umum (BPU) Tondano Selasa (7/3) tadi. “Panitia Pilhut harus netral, tidak boleh berkampanye dan menggunakan atribut calon. Serta jangan sampai melakukan hal-hal yang salah dan merugikan diri sendiri,” ujar JWS.
Lanjut dikatakan JWS, Panitia adalah tulang punggung dalam pelaksanaan Pilhut. Sehingga kalau panitia melakukan kesalahan, dampaknya sangat besar. “Supaya tidak melakukan kesalahan, maka dari itu, aturan yang ada harus dipahami dengan baik. serta memelihara kondisi masyarakat desa agar kondusif. Hal ini diperlukan supaya apa yang direncanakan bisa berjalan sukses,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Djefry Sajow mengatakan kalau kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan pemahaman terhadap aturan pemilihan Kumtua. “Dalam kegiatan ini akan disosialisasikan materi terkait kebijakan dan regulasi tentang Pilhut serta materi tekhnis administrasi Pilhut,” ujar Sajow.
Dalam momentum tersebut, turut hadir Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Minahasa antaranya Oklen Waleleng (Ketua), Darma Palar, Johan Watung, Novita Rewah dan Max Lomban.
(fis)

