Bahkan, detiktravel mensejajarkan keindahan Pantai Pal dengan Pantai Kuta di Bali. Pantai Pall membentang lebih kurang 500 meter dari utara ke selatan. Hamparan pasirnya berwarna putih, di posisi tengah butiran pasirnya sangat halus, namun lebih ke utara butiran pasirnya mulai kasar. Kondisi perairannya juga demikian, pada bagian tengah dasarnya berpasir, sedangkan lebih ke utara atau ke selatan cenderung berbatu atau terdiri dari karang.
Hal ini juga yang membuat warna air laut dibagian tengah berwarna biru terang dan selebihnya agak kehijauan. Itulah sebabnya, kosentrasi pengunjung kebanyakan berada di bagian tengah. Walaupun sebenarnya bagi penyuka snorkeling akan lebih senang di lokasi berkarang, karena masih bisa melihat beberapa jenis ikan di celah-celah karang tersebut.
Dalam beberapa reportase oleh media, Pantai Pal dianggap sebagai pantai yang sejajar dengan Pantai Kuta di Bali dalam hal keindahannya. Masa sih, tiba-tiba ada pantai sekaliber Pantai Kuta Bali di belakang rumah sendiri?
Akhirnya, rasa penasaran itulah yang menggerakan kaki ini untuk menempuh perjalanan menggunakan kendaraan dari arah Bitung sekitar 45 menit dengan jarak kurang lebih 35 km menuju sebuah desa yang bernama Marinsow. Desa ini masuk dalam wilayah kecamatan Likupang Timur, Kabupaten Minahasa Utara.
Kondisi pantai ini sendiri cenderung landai, dan di sepanjang pantai masih banyak ditumbuhi pepohonan seakan-akan menjadi batas yang tegas antara perairan dan daratan. Inilah ternyata letak keindahan yang sering dibicarakan oleh orang-orang yang sudah pernah kemari.
Dengan melihat pantai ini, tak dipungkiri memang memiliki kemiripan kondisi dengan Pantai Kuta, tentunya masih minus kondisi ombak yang bisa dipakai untuk berselancar yang menjadi magnet dari Pantai Kuta. Atau kalau tidak salah juga, kondisi ini persis pada saat Pantai Kuta pada era sebelum tahun 90-an.
Pantai Pall di Desa Marinsow berpeluang menjadi satu destinasi wisata andalan. Lokasi pantai ini begitu indah dan mempesona bahkan juga asri karena merupakan kombinasi antara birunya laut dan hijaunya daratan, karena sepertinya lokasi ini sebelumnya memang sebagian besar adalah hutan.
Bahkan pengunjung akan merasa dimanjakan dan tidak akan pernah bosan saat berada di sini atau bahkan akan selalu berkeinginan untuk kembali lagi apabila ada fasilitas tambahan seperti watersport, jetski, banana boat, perahu carteran, pelampung, peralatan snorkling bahkan parasailing. Dengan demikian, tidak akan pernah sepi Pantai Pall ini laksana Pantai Kuta ataupun Tanjung Benoa, keduanya di bali, yang akan selalu dikunjungi berkali-kali walaupun sudah sering dikunjungi. Demikian dikutip dari Detiktravel.
(dki)

