oleh

Wakil Ketua MPR Mangindaan Sosialisasikan Empat Pilar Kepada Pejalar

Bitung, Fajarmanado.com – Wakil Ketua MPR-RI EE Mangindaan melakukan sosialisasi berkaitan dengan empat pilar dalam bernegara bagi ratusan pelajar SLTA dan sederajat di Kota Bitung, Sulawesi Utara.

Ia mengatakan, Mangindaan dalam kesempatan itu mengatakan bahwa keempat pilar itu adalah hal yang harus  dipahami secara dini oleh generasi muda sehingga prinsip-prinsip bhineka tunggal ika tertanam dan tidak mudah terpengaruh dengan berbagai paham-paham lain yang akan merusak rasa cinta tanah air.

Empat pilar itu, kata Mangindaan, sumber daya manusia karena pada dasarnya manusialah yang menjadi pelaku dan penentu. SDM seperti apa yang diperlukan yaitu SDM yang memiliki moral yang baik (good morality), kemampuan kepemimpinan (leadership), kemampuan manajerial (managerial skill), dan kemampuan teknis (technical skill).

“Seorang kepala daerah perlu didukung oleh aparat yang mempunyai empat kualifikasi tersebut, diberbagai level jabatan dan fungsinya,” ungkap Mangindaan.

Maksudnya adalah berbagai konsep kebijakan yang berpihak kepada berbagai stakeholder, terutama kepentingan masyarakat luas. Secara formal, kebijakan tersebut akan dituangkan dalam peraturan daerah (perda) maupun peraturan kepala daerah.

Mangindaan mengatakan, Kepala daerah antara lain harus memiliki konsep pembangunan berkelanjutan dan berkeadilan, konsep manajemen pemerintahan yang efektif dan efisien, konsep investasi yang mengakomodir kepentingan pihak terkait, serta berbagai konsep kebijakan lainnya.

“Artinya pemerintahan harus berjalan berdasarkan sistem, bukan tergantung pada figur, sangat penting bagi kepala daerah untuk membangun sistem pemerintahan yang kuat,”kata Mangindaan.

Beberapa sistem yang harus dibangun agar pemerintahan dapat berjalan secara baik antara lain, kata Mangindaan,  sistem perencanaan pembangunan, sistem pengelolaan keuangan daerah, sistem kepegawaian, sistem pengelolaan aset daerah, sistem pengambilan keputusan, sistem penyeleksian dan pemilihan rekanan, sistem dan standar pelayanan, sistem pengawasan.

“Tidaklah mungkin suatu pemerintahan daerah hanya mengandalkan dana dari APBD untuk membangun daerahnya,”kata Mangindaan.

Walikota Bitung Maximiliaan Jonas Lomban dalam sosialisasi itu Lomban menjelaskan bahwa Bhineka Tunggal Ika tetap menjadi pegangan sekarang dan kedepan, sehinggga para siswa yang juga adalah generasi penerus bangsa.

Lomban berharap,  para siswa dan siswi mampu menjadi pelaku pembangunan melalui belajar dan tetap fokus pada pelajaran, kelak ada waktunya kalian akan jadi pelaku.

Kegiatan tersebut diakhiri dengan sesi tanya jawab dan dilanjutkan dengan penyerahan cendera mata dari Wali Kota kepada wakilketua MPR Mangindaaan yang turut disaksikan  para siswa peserta sosialisasi dari beberapa sekolah menengah atas di kota Bitung antara lain SMK 2 Negeri Bitung, SMK Pelita Bahari, SMK Polaris Bitung, SMK Katolik Don Bosco dan SMA Kristen Bitung.

(risma tofan)

News Feed