Desa Pulutan Jadi Nominasi Sulut Ikut Lomba Hatinya PKK Nasional
Penampakan salahsatu rumah di Desa Pulutan, Kecamatan Remboken, Minahasa.

Desa Pulutan Jadi Nominasi Sulut Ikut Lomba Hatinya PKK Nasional

Remboken, Fajarmanado.com – Desa Pulutan menjadi salahsatu nominator Tim Penggerak PKK Provinsi Sulut  untuk mengikuti lomba Halaman Teratur Indah dan Nyaman (HATINYA) PKK tingkat nasional.

Desa Pulutan, Kecamatan Remboken, Kabupaten Minahasa, yang dikenal sebagai desa pengrajin keramik ini disambangi tim khusus TP PKK Sulut, Kamis (9/2) tadi.

Tim yang dipimpin Neni Lungkang-Mokodongan yang juga Wakil Sekretaris TP PKK Sulut ini didampingi Anggota Pokja 3, Olvi Monare Sahelangi, Sekretaris TP-PKK Minahasa Alda Kusoy-Manampiring, Camat Remboken Jorris Tumilantow MAP, jajaran Muspika Remboken serta  Kabag Kesra AZ Warouw dan Kabag Humas dan Protokol (Humpro) Drs. Moudy Pangerapan MAP.

Ketua TP PKK Minahasa melalui Skeretaris Alda Kusoy-Manampiring mengatakan kalau Desa Pulutan dipilih sebagai tempat penilaian kerena masyarakat berhasil memanfaatkan pekarangan rumahnya dengan menanami berbagai tumbuhan secara baik hingga memberi nilai ekonomis bagi warga itu sendiri.

“Apa yang sudah dilakukan di Desa Pulutan ini diharapkan bisa menjadi percontohan bagi desa lain agar bisa memanfaatkan pekarangan rumahnya seoptimal mungkin dengan menanami berbagai tumbuhan dan tanaman hias,” ujar Manampiring.

Sementara itu, Bupati Minahasa melalui Kabag Humpro Maudy Pangerapan mengharapkan kiranya apa yang ditampilkan Desa Pulutan bisa bertahan dan membudaya.

Selain memenuhi keperluan rumah tangga, lanjutnya, hasil yang ditanam bisa di jual di pasaran.

Pangerapan selanjutnya mengatakan, selain itu juga, melalui HATINYA PKK bisa mendorong peningkatan ekonomi di tiap keluarga.

“Dengan memanfaatkan pekarangan yang maksimal, ibu-ibu rumah tangga akan berhemat dalam membelanjakan keuangannya, bahkan bisa meningkatkan taraf hidup melalui tambahan penghasilan yang akan meningkatkan kualitas kehidupan keluarga serta dapat memperindah pekarangan rumah dan desa,” jelas mantan camat Tompaso dan Pineleng ini.

(fis)