Soal APBDes 2017, Maindoka: Harus Sinkron dengan Visi Misi Bupati
Dr Meidy Maindoka, MSi

Soal APBDes 2017, Maindoka: Harus Sinkron dengan Visi Misi Bupati

Amurang, Fajarmanado.com – Kepala Badan Perencanaan dan Penelitian Pengembangan (Bapelitbang) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), Dr Meidy Maindoka, MSi mengatakan, tahun 2017 Pemkab Minsel akan melakukan sinkronisasi pembangunan yang tertuang pada program kerja di tingkat desa.

Menurutnya, sinkronisasi tersebut bertujuan menyatukan langkah pencapaian visi misi bupati dan wakil bupati, Minsel Hebat dan Terdepan.

‘’Ya, untuk mewujudkan program tersebut, Bapelitbang Minsel akan melakukan pertemuan dengan 167 Hukum Tua se-Minsel. Dalam pertemuan nanti, akan dilakukan kajian dan  evaluasi terhadap APBDes dan juga akan melakukan revisi RPJMDes yang telah disusun bila tidak sesuai dengan visi misi Pemkab Minahasa di bawah kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati saat ini,’’ ujar Maindoka, Jumat (3/2/2017).

Dikatakan Maindoka, inti dari pertemuan nanti, bahwa kita ingin pembangunan di Minsel dalam satu ‘bingkai’ yaitu berdasarkan visi dan misi bupati dan wakil bupati. Karena bila tidak sinkron nanti akan terjadi tabrakan.

‘’Dan perlu diingat, bahwa harus dipahami lagi, pemerintah desa adalah bagian dari pemerintah kabupaten. Makanya, evaluasi serta revisi perlu dilakukan,’’jelas Maindoka yang juga mantan Kelapa Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Minsel ini.

Dikatakannya lagi, sinkronisasi perlu secepatnya dilakukan. Sebab, pembangunan desa dengan menggunakan konsep dana desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) segera berjalan. Maksudnya, penetapan DD tahun 2017 bersumber APBN senilai Rp 174 miliar lebih. Sedangkan ADD yang bersumber dari APBD 2017 senilai Rp 54 miliar.

‘’Sebelum penyusunan APBDes harus difinalisasi dengan melakuka pertemuan dalam rangka pemaparan program sudah harus jalan. Ini dilakukan agar penggunaan anggaran desa-desa tahun 2017 sudah menyesuaikan dengan visi dan misi bupati dan wakil bupati,’’terangnya.

Lanjut diterangkannya, Pemkab Minsel sedang konsentrasi pada pembangunan infrastruktur dibidang pertanian. Sehingga nantinya desa juga harus menunjang program tersebut.

‘’Intinya, kita inginkan kesatuan gerak dari seluruh komponen masyarakat Minsel. Bahkan, tidak terjadi tabrakan antara pemerintah kabupaten dengan pemerintah desa. Sehingga, nantinya apa yang menjadi visi dan misi akan tercapai dengan baik,’’pungkas Maindoka yang juga mantan Camat Motoling.

(andries)