DPRD Bersyukur, Paruntu Sebut Minsel Maju Saat Menjadi Daerah Otonom
Wakil Gubernur Drs Steven Kandouw, didamping Bupati Christiany Eugenia Paruntu, SE, Ketua DPRD Jenny Johana Tumbuan, SE dan Wakil Bupati Franky Donny Wongkar, SH saat memasang lilin angka 14 sesuai usia Kabupaten Minsel tahun 2017 ini di sela Sidang Paripurna Istimewa DPRD Minsel di Ruang Sidang DPRD, Desa Teep Kecamatan Amurang Barat, Jumat (27/1/2017).

DPRD Bersyukur, Paruntu: Minsel Maju Saat Menjadi Daerah Otonom

Berdasarkan rekomendasi itu, lanjutnya, terbitlah surat bupati kepada DPRD Minahasa tentang hasil kajian awal bupati Minahasa bulan September 2001 sehingga keluarlah persetujuan prinsip DPRD Minahasa. Kemudian Bupati Minahasa menerbitkan surat persetujuan kepada Gubernur Sulut tentang pembentukan calon kabupaten Minsel pada bulan November 2001.

‘’Akhirnya, pada tanggal 27 Januari 2003, DPR RI menggelar sidang Paripurna dan menetapkan persetujuan pembentukan Minsel sebagai daerah otonom di Indonesia,” ungkapnya.

Berdasarkan surat penetapan DPR RI itu, kemudian UU No.10 tahun 2003 tentang pembentukan Kabupaten Minsel dan Kota Tomohon disahkan pemerintah. “Selanjutnya dimasukkan dalam lembaran Negara RI tahun 2003 No.30, tambahan lembaran Negara RI nomor 4273,’’jelasnya.

Hut Kabupaten Minahasa Selatan Ke-14
Bupati Christiany Eugenia Paruntu, SE bersama Wakil Gubernur Drs Steven Kandouw ketika memasuki Gedung DPRD Minsel

Tumbuan selanjutnya mengatakan, berdasarkan persetujuan DPR RI inilah sehingga ditetapkan tanggal 27 Januari 2003 sebagai Hari Jadi Minsel yang selanjutnya disahkan lewat Peraturan Daerah (Perda) No.3 tahun 2005 tentang Hari Jadi Minsel.

‘’Untuk mengimplementasikan amanat UU No. 10 tahun 2003 tersebut, Mendagri atas nama Presiden RI meresmikan Kabupaten Minsel pada tanggal 4 Agustus 2003 sekaligus melantik pejabat bupati Minsel,” katanya.

Sejak kabupaten Minsel resmi, lanjut dia, daerah ini langsung dipimpin oleh bupati dan wakil bupati. Diawali Drs Ramoy Markus Luntungan sebagai penjabat Bupati sejak Agustus 2003 hingga Januari 2005, kemudian Asiaso Gammy Kawatu, SE MSi sebagai pelaksana tugas bupati sejak Februari 2005 hingga April 2005.

DPRD Bersyukur, Paruntu Sebut Minsel Maju Saat Menjadi Daerah Otonom
Sekretaris DPRD Minsel, Lucky US Tampi, SH, tokoh di balik sukses Sidang Paripurna Istimewa DPRD dalam rangka HUT ke 14 Kabupaten Minsel, Jumat (27/1/2017)

Selanjutnya, Drs Handry Dunand Waworuntu sebagai penjabat bupati sejak April 2005 sampai Agustus 2005, lalu Drs RM Luntungan-Ventje Tuela, SSos yang terpilih sebagai bupati dan wakil bupati pertama dalam Pilkada tahun 2005 dengan masa jabatan 2005-2010 dan dilantik dan diambil sumpah tanggal 14 Agustus 2005.

Saat Pemilihan Kepala Daera (Pilkada) 2010, Drs Meiky M Onibala didaulat sebagai Penjabat bupati selang  Agustus 2010 hingga Desember 2010.

Selanjutnya, karena terpilih pada Pilkada,  Christiany Eugenia Paruntu, SE dan Drs Sonny F Tandayu memimpin Minsel untuk masa bakti  2010 masa jabatan 2010-2015, setelah diambil sumpah tanggal 14 Desember 2010.

Dan berdasarkan Pilkada 2015, Tetty, sapaan akrab Chistiani Eugenia Parantu kembali memimpim Minsel, kali ini bersama Wakil Bupati Franky Donny Wongkar, SH untuk masa bakti 2015-2020.

Selama menjadi daera otonom, Minsel maju pesat. Diawali dengan pembangunan infratuktur meski masih terbatas, maka dalam beberapa tahun terakhir selain infrastruktur pubik, banyak terobosan yang telah dan akan berbuah yang diupayakan pemkab untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat.

(andries/advertorial)