Amurang, Fajarmanado.com – Proyek misterius kembali ditemukan di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel). Kali ini pembuatan drainase ruas jalan penghubung Kota-Amurang dan Tombatu, Minahasa Tenggara (Mitra).
Tidak diketahui dari mana sumber dana, nilai anggaran dan volume pekerjaan proyek drainase tersebut. Fajarmanado.com, tak menemukannya ketika melakukan pemantauan langsung sampai Minggu (20/11).
Selain terkesan misterius, material batu dan pasir pun tampak hanya diturunkan sembarangan sampai menyebar di badan jalan. Beberapa peristiwa kecelakaan sepeda motor dikabarkan telah terjadi.
“Gara-gara material proyek itu, kami terpeleset dan jatuh ketika melintas dan harus dirawat di rumah sakit,” Novita Paat, IRT Kilometer Tiga.
Peristiwa kecelakaan lalulintas, katanya, juga dialami pengendara sepeda motor lainnya. Bahkan, salahsatu korban yang dilarikan ke Rumas Sakit Kalooran Amurang mengalami kepala pecah.
Menurutnya, kontraktor proyek tersebut terkesan tidak memerhatikan keselamatan lalulintas. Pasir yang ditumpuk sampai di badan jalan hanya dibiarkan begitu saja sehingga menyebar ketika hujan mengguyur beberapa hari terakhir. Tak ada pula papan peringatan hati-hati ada pekerjaan yang dipajang di jalur pekerjaan proyek.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Minsel, Jootje M Tuerah, ST MM mengatakan, pekerjaan proyek tersebut bukan dari pihaknya, melainkan proyek dari Dinas PU Provinsi Sulawesi Utara.
“Status jalan Amurang-Tombatu sekarang ini sudah ditingkatkan menjadi jalan provinsi, silahkan koordinasikan dengan Dinas PU Sulut,” katanya. Namun ia menyatakan akan menyampaikan masalah ini kepada Dinas PU Sulut di Manado.
(andries)

