oleh

‘Dicopot dari Jabatan Kejari’, Umaryadi Terharu

Amurang, Fajarmanado.com – Umaryadi dicopot dari jabatannya sebagai Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Minsel, namun proses penggantiannya berjalan mulus sampai acara pisah sambut, Rabu (2/11) tadi.

Serah terima dan pelantikan Kajari Minsel berlangsung di City Extra Resto, Malalayang Manado pada Selasa (1/11). Acara Pisah Sambutnya digelar di ruang tunggu Kantor Kejari Minsel, Amurang, Rabu (2/11).

Pelepasan mantan Kejari Minsel Umaryadi, SH MH, yang mendapat tugas baru sebagai Kejari Trenggalek, Jawa Timur dan penyambutan Lambok Marisi Jakobus Sidabutar, SH MH sebagai Kejari Minsel yang baru tersebut berlangsung penuh haru.

Dari amatan Fajarmanado.com, rangkaian kata sambutan Umaryadi, SH MH terkesan sangat menyentuh para jaksa senior, jaksa dan para staf, tak terkecuali mitra kerja dan awak media yang hadir.

“Harus saya sampaikan bahwa selama 3 tahun 5 bulan bertugas di Amurang ini,  banyak suka dan dukanya. Tapi lebih banyak sukanya. Karena saya selalu setia didukung dan ditemani rekan-rekan sekerja di sini,” ujarnya.

Jangankan menghadapi dan menyelesaikan tugas sampai tuntas, lanjutnya, ketika ke luar kantor pun tetap setia ditemani rekan-rekan sekerja. Bahkan, semua mitra kerja, termasuk wartawan sangat mendukung.

“Jadi rasanya sangat sulit berpisah dengan rekan-rekan sekerja dan para mitra kerja di sini. Namun apa mau dikata, sebagai abdi negara dan abdi justisia, saya tidak bisa menolak pindah tugas,” papar Umaryadi agak terbata.

Namun demikian, lanjutnya, bukan berarti selama bertugas di Kantor Kejaksaan yang meliputi Kabupaten Minsel dan Mitra ini, tak ada kasus berat yang dihadapi. Hanya  berkat kerjasama dari semua jajaran, semuanya bisa diselesaikan dengan baik.

“Saya berharap, sekalipun mulai hari ini saya tidak lagi menjadi bagian dari Kejari Minsel, hubungan kita tidak akan putus walaupun saya tidak bertugas lagi di sini,” katanya dengan mata berkaca-kaca.

Sementara itu, Kejari Minsel baru Lambok Marisi Jakobus Sidabutar, SH, MH mengatakan, sebagai sahabat jangan ada yang merasa putus hubungan dengan  Umaryadi.

“’Saya baru di sini, pasti masih harus belajar dengan kalian (staf) dan mitra kerja lainnya. Oleh sebab itu, saya apa berharap yang telah terjalin dengan pak Umaryadi bisa kita lanjuknan, dan hubungan kita dengan beliau jangan sampai putus kontak. Biara nantinya, pak Umaryadi bisa pasiar lagi di Minsel,’’ ucap Lambok.

Sidabutar mengatakan, perjuangan menegakkan keadilan di Minsel dan Mitra akan terus dilanjutkannya. Apa yang belum sempat diselesaikan pendahulunya akan berusaha dituntaskan, tentu dengan dukungan semua pihak, terutama jajaran Kajari Minsel.

“Yang pasti, saya akan bekerja dengan baik, asalkan didukung juga dengan baik oleh rekan-rekan sekerja dan mitra kerja,” ujar pria kelahiran Simalungun, Medan-Sumatera Utara yang juga kandidat doctor ini.

Hadir di antaranya, Kasi Pidum Sterry Andih, SH, Kasi Intel Romadu Novelino, SH, Kasi Pidsus Syahlan Mannassai, SH, Kasi Datun Berty Wongkar, SH, Kasubagbin Kelly Walewangko, SH, jaksa fungsional Adam Hobihi, SH dan staf bersama jajarannya. Menariknya, saat pemberian cendra mata dilangsungkan foto bersama.

(andries)

News Feed