Astaga! 7 Polisi Aniaya Warga, Ini Sikap Kapolres Minsel
Para oknum polisi yang diduga menganiaya warga tengah diperiksa di Mapolres Minsel

Astaga! 7 Polisi Aniaya Warga, Ini Sikap Kapolres Minsel

Amurang, Fajarmanado.com – Sebanyak tujuh anggota Tim Opsnal Polres Minahasa Selatan (Minsel) diamankan Seksi Profesi dan Pengamanan (Sie Propam) pagi tadi, Minggu (23/10).

Kapolres Minsel AKBP Arya Perdana,SH,SIK,MSi sontak berang mendengar kabar kalau ke tujuh oknum anggotanya terlibat penganiayaan  pada dini hari tadi sekira pkl. 01.00 wita di depan Kantor Samsat Amurang Kelurahan Pondang Kecamatan Amurang Timur, Kabupaten Minsel.

“Setelah menerima laporan warga tentang kasus pemukulan ini, atas perintak Pak Kapolres kami langsung mengamankan para oknum anggota yang diduga terkait dengan masalah tersebut,” kata Kasi Propam Polres Minsel IPDA Rani Rorong,SE.

Ketujuh anggota yang belum diketahui persis identitas resminya ini, kini sedang diinterogasi oleh unit provos maupun paminal Polres Minsel.

“Kami juga akan melaksanakan tes urine terhadap para oknum anggota tersebut” ungkap Rorong.

Sementara itu, Kapolres Minsel AKBP Arya Perdana,SH,SIK,MSi, dalam keterangan resminya menyatakan permohonan maaf atas insiden ini.

“Kami selaku Pimpinan Polres Minahasa Selatan, menyampaikan permohonan maaf atas insiden ini. Permasalahan ini akan kami selidiki lebih dalam, baik motifnya, modus maupun kronologis lengkap kejadian,” katanya.

Kapolres mengharapkan masyarakat mempercayakan seluruh penanganan kasus ini pada pihak kepolisian.

“Yakinlah, bahwa dalam Penegakan Hukum kami tidak pernah tebang pilih tersangkanya, terlebih yang melibatkan anggota Polisi. Kami sangat tidak mendukung adanya kekerasan yang dilakukan oleh oknum anggota,” jelas Kapolres Minsel.

Arya Perdana juga menegaskan bahwa telah memerintahkan jajaran Propam untuk menindak lanjuti permasalahan ini guna adanya Kepastian Hukum.

“Saya perintahkan Provos untuk segera lakukan Pemeriksaan terhadap ketujuh anggota ini. Jika memang terbukti bersalah, sidangkan!” pungkas AKBP Arya Perdana.

(andries)