Bitung Menuju Kota Wisata | fajarmanado.com
Bitung Menuju Kota Wisata | fajarmanado.com

Bitung Menuju Kota Wisata

[spp title=”Surga Tersembunyi di Selat Lembeh”]

Surga Tersembunyi di Selat Lembeh

Bitung, Fajarmanado – Bitung juga menyimpan surga yang tersembunyi di dalam Selat Lembeh yang memiliki 95 titik selam.

“Keunikan Selat Lembeh terletak pada biota berukuran kecil, langka, dan tidak ditemukan di tempat lain karena bersifat endemic,” kata Walikota Maximiliaan J Lomban.

Bitung Menuju Kota Wisata | fajarmanado.com
Tarsius Spectrum

“Kekayaan bawah laut ini menjadikan Selat Lembeh dijuluki sebagai Surga Macro Photography,” jelas walikota pilihan rakyat ini.

Kota ini pun, katanya, memiliki Cagar Alam Tangkoko, rumah bagi ratusan mamalia, burung dan reptil serta amfibi.

Di hutan marga satwa tersebut hidup dua primata endemik Sulawesi Utara yang terancam punah, yaitu Yaki (sejenis kera berbokong merah) dan Tarsius Spectrum (primata kecil yang langka).

“Banyak sekali hewan endemik di hutan Tangkoko. Seperti monyet pantat merah, burung rangkong, burung-burung yang cuma bisa dilihat di sini karena mereka datang dari Australia pada September-Oktober, lalu baru pulang lagi pada Januari,” jelas  walikota.

Tidak hanya itu, kekayaan fauna yang ada di Taman Wisata Batu Putih, Taman Wisata Batu Angus, seperti, pohon enau, woka, ebony hingga pohon bitung, juga menjadi destinansi yang tak boleh dilewatkan.

Bitung juga menawarkan kawasan ekowisata untuk menyusuri hutan mangrove sekaligus menikmati keindahan pantai di Kawasan Ekowisata Pintu Kota, Ekowisata Kareko dan Ekowisata Pasir Panjang.

Monumen bersejarah juga tersebar di kota Bitung. Seperti Monumen Trikora, Monumen Jepang, Kapal Karam/Mawali Wreck, Aer Prang dan masih banyak lagi.

Pesona religi pun menjadi andalan Bitung. Patung Yesus setinggi 35 meter menjulang di atas Kelurahan Doorbolaang Kecamatan Lembeh Selatan, Pulau Lembeh. Tingginya bahkan melebihi Patung Yesus yang terkenal di Brasil.

Patung Yesus itu menghadap langsung Selat Lembeh. Dari area Patung Yesus, pengunjung bisa menikmati keindahan Selat Lembeh.

Sejarah panjang Bitung sebagai kota industri juga dijadikan daya tarik bagi wisatawan.

“Industri juga kita jadikan destinasi. Wisatawan melihat bagaimana menangkap ikan tuna dan cakalang di laut kemudian diproses di pengalengan,” kata Lomban.

“Namun, karena tidak mungkin mengganggu produksi di pabrik jadi difilmkan dalam durasi sekitar 10 menit,” sambungnya.

“Di sini juga berlimpah kuliner enak yang masih jadi andalan kami itu ikan,” tambahnya.(klik laman berikutnya)