Amurang, Fajarmanado.com – Gretha Silvana Ngau kini resmi sebagai Ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Minahasa Selatan (Minsel) berdasarkan Surat Keputusan Dewan Pimpinan Wilayah (SK DPW) PAN Sulut.
SK DPW PAN Sulut tersebut bernomor PAN/24/A/Kpts/K-S/03/IX/2016, yang ditandatangani Ketua DPW Sehan Landjar dan Sekretaris DPW PAN Felmy Pelleng.
“Saya sudah mengatongi SK-nya,” katannya kepada wartawan di Amurang, Kamis (29/9)
Dalam kepengurusan DPD PAN Minsel 2016-2021, Ngau didukung Sekretaris Rommy Pangalima dan Bendahara Frini Simbar, dilengkapi beberapa wakil ketua dan ketua bidang.
“Kalau sudah ada SK seperti ini, saya baru bisa leluasa bekerja mengabdi membesarkan PAN di daerah ini,” ujarnya sambil menunjukkan SK dimaksud.
Berdasarkan SK tersebut, semua urusan yang berkaitan dengan partai matahari terbit di Minsel secara resmi beralih kepada pengurus baru, termasuk soal pengelolaan keuangan partai bantuan pemerintah.
“Fokus saya sekarang bukan soal bantuan, tapi segera melakukan rapat internal untuk menyusun program konsolidasi organisasi sampai di tingkat desa dan kelurahan, termasuk program jangka panjang dalam menghadapi pemilihan legislative nanti,” jelasnya.
Selain tugas menyusun rencana aksi konsolidasi, lanjut Ngau, pihaknya juga segera menyediakan kantor sekretariat partai.
“Doakan saja agar saya mampu menyediakan kantor secretariat PAN karena belum ada di daerah yang kita cintai ini,” ujar isteri Noldy Pratasis, Ketua Umum PAMI Perjuangan ini.
Sementara itu, Wakil Ketua DPD PAN Minsel, Michael A Rantung mengatakan, tugas perpenting yang akan dilakukan pihaknya adalah melakukan konsolidasi dan pembentukan PAC di 17 kecamatan dan Ranting di 177 desa/kelurahan di wilayah Minsel.
‘’Saya berharap dukungan dari semua kader dan simpatisan PAN yang ada sampai di pelosok desa,” katanya.
Rantung mengatakan bahwa pihaknya juga akan berkoordinasi dengan anggota DPRD Minsel dari PAN untuk dapat bekerja dan mendukung sukses pelaksanaan program pengurus baru.
“Langkah konsolidasi ini perlu intens dilakukan agar PAN tidak mendapat kesulitan menghadapi program verifikasi kembali yang tak lama lagi segera dilakukan oleh KPU,’’ kata Rantung.
(andries)

