Fajarmanado.com – Disfungsi ereksi telah menjadi momok bagi pria. terus berkembang pada pria. Jika dialami pria tua maka dianggap sebagai hal wajar. Lantas bagaimana kalau dialami oleh pria-pria muda. Tentu saja kehidupan cinta dengan pasangannya akan sangat menyakitkan!
Disfungsi ereksi cenderung diartikan pada ketahanan ereksi yang singkat. Artinya, pria tetap bisa ereksi namun dalam kurun waktu yang tidak lama. Pria yang mengalami disfungsi ereksi so pasti tidak bisa mencapai orgasme.
Berbagai pengobatannya sudah banyak beredar di masyarakat. Salah satunya adalah dengan menggunakan hipnotis. Nah, pertanyaannya adalah apakah disfungsi ereksi dapat diobati dengan hipnotis? Mengingat masalah ini didasari oleh faktor fisik dan psikologis.
Jika Anda mengalami disfungsi ereksi karena mungkin kondisi tubuh yang lelah, jelas itu disebabkan oleh faktor fisik. Sedangkan faktor psikologi adalah disfungsi ereksi yang didasari oleh ketakutan tersendiri, kurang percaya diri, trauma, dan lain sebagainya.
Untuk lebih jelasnya, mari kita kupas beberapa fakta dari disfungsi ereksi dan kemungkinan bisa disembuhkan atau tidak dengan menggunakan metode hipnotis.
Beberapa ahli kesehatan mengatakan bahwa dalam kasus pria yang ‘gagal di ranjang’ murni karena kondisi fisik seperti sirkulasi darah yang buruk, peran pikiran dalam bercinta tidak dapat dikesampingkan sama sekali. Ini artinya fokus dan pengelolaan serta pengobatan mental bisa dilakukan. Mungkin hipnotis bisa menjadi solusi.
Sebuah persentase pria yang mencoba melakukan pengobatan hipnotis untuk masalah disfungsi ereksi mengalami peningkatan yang baik bagi pengalaman bercinta mereka. Ini menandakan bahwa hipnotis mampu membantu mengatasi masalah tersebut.
Pria dengan kondisi kardiovaskular, masalah arteri, hipertensi, dan kadar kolesterol tidak sehat mungkin merasa sulit untuk mendapatkan ereksi. Bahkan hipnotis pun tidak dapat membantu menyelesaikan masalah mereka sepenuhnya. Ini menandakan bahwa metode hipnotis tidak dapat selalu digunakan untuk mengobati disfungsi ereksi karena juga tergantung pada kondisi tubuh pria itu sendiri.
Diabetes termasuk dalam penyebab disfungsi ereksi. Selain itu, mereka yang merokok dan minum alkohol berlebihan dapat menyebabkan hal yang lebih parah, yakni ejakulasi dini.
Alasan mereka mencoba melakukan hipnotis adalah fakta bahwa ereksi perlu sinyal otak pertama. Tubuh kemudian mengikuti perintah dari otak. jadi, jika ada masalah dari sisi otak, hipnotis jelas tidak akan berpengaruh.
So, jauhi rokok dan minuman alkohol jika tak ingin berakibat fatal. Juga jaga kesehatan Anda untuk tetap terhindar dari diabetes.
Akan tetapi, hipnotis akan dapat bekerja bagi mereka yang disfungsi ereksi karena faktor psikologis. Misalnya saja kegagalan masa lalu di ranjang, takut, malu, rasa bersalah, kurangnya cinta, stres, dan banyak lagi. Hipnotis bisa jadi solusi terbaik jika penyebabnya itu.
Kesimpulannya adalah, disfungsi ereksi bisa diobati dengan menggunakan metode hipnotis. Dengan catatan, hal itu tidak disebabkan oleh gangguan fisik. Faktor psikologis seperti kepercayaan diri yang rendah, ketidaknyamanan, malu, trauma, dan lain sebaginya bisa diobati dengan menggunakan hipnotis.
Untuk itu, kenali dulu atau konsultasi dengan dokter untuk mengetahui penyebab utama disfungsi ereksi yang Anda alami sebelum melakukan terapi hipnotis. Semoga bermanfaat!
(mdk)

