Gretha S.Ngau
Gretha S.Ngau

Gretha Ngau Pimpin DPD PAN Minsel

Amurang, Fajarmanado.com — Dewan Pimpinan Wilayah Partai Amanat Nasional (DPW PAN) Sulawesi Utara bergerak cepat dan tangkas menyusul  berakhir deadlock Musda IV DPD PAN Minahasa Selatan (Minsel),  Sabtu (3/9) di Kambiow Beach, Amurang.

Di bawah kendali Sehan Landjar, ketuanya, DPW PAN Sulut, yang terpaksa mengambilalih pembentukan pengurus baru PAN Minsel, dikabarkan telah sepakat menunjuk dan menetapkan Gretha S Ngau sebagai ketua menggantikan Richard Ottay, ST.

Sekretaris DPW PAN Sulut Felmy Pelleng belum berhasil ditemui dan dihubungi sampai Jumat (9/9) tadi. Telepon dan SMS pun belum juga direspon. Namun sumber pengurus lainnya membenarkan jika DPW telah mengambil keputusan menunjuk isteri Ketua LSM PAMI Perjuangan, Noldy Pratasis tersebut sebagai Ketua DPD PAN Minsel periode 2016-2021.
“Berdasarkan keputusan suara terbanyak dalam rapat pengurus DPW, ibu Gretha ditugaskan untuk segera mengisi struktur pengurus lengkap, yang kemudian segera akan diterbitkan surat keputusan,” jelasnya.
Gretha Ngau, ketika dikonfirmasi mulanya mengelak. Namun setelah berkali-kali didesak, akhirnya pengusaha sukses di Jakarta dan Bekasi ini menyatakan bahwa kepercayaan yang telah diberikan tersebut, sebagai kader harus diterima dengan lapang dada dan dikerjakan dengan sungguh-sungguh.

‘’Ya, saya harus berterima kasih kepada Ketua DPW PAN Sulut Sehan Landjar dan Sekretaris DPW Felmy Pelleng atas kepercayaan besar ini,” katanya ketika ditemui di  D’Teras 54 Amurang, Jumat (9/9).

Selain kepada DPW, lanjut dia, terima kasih juga layak disampaikan kepada Pengurus Anak Cabang (PAC) di 17 kecamatan yang sudah mendukung kepadanya. “Setelah struktur pengurus sudah lengkap dan dilantik, saya pasti akan terus menindaklanjuti program kerja yang harus dilakukan setiap pengurus partai, yaitu melakukan konsolidasi-konsolidasi di setiap kecamatan dan desa kelurahan atau ranting,” jelasnya.

Sebagai kader, lanjut dia, komitmen membesarkan partai dengan menggaet anggota dan simpatisan sebanyak-banyaknya adalah target utama yang mesti diwujudnyatakan.

“Langkah konsolidasi memang harus secepatnya dilaksanakan sampai di tingkat ranting, karena tahapan Pemilu 2019 segera dimulai,” jelasnya.

Namun jika resmi dilantik nanti, Greitha mengaku tidak akan mematok target yang muluk-muluk pada Pemilu 2019 mendatang. “Memperoleh kursi untuk satu fraksi saja sudah cukup,” ujarnya.

Greitha memaklumi jika target satu fraksi tersebut tidaklah mudah dicapai. Harus ada kerjasama dan kerja keras dari semua kader untuk menggaet simpati dan dukungan dalam Pemilu mendatang. “Asalkan semua kader bekerja keras dan bersungguh-sungguh mengedepankan kepentingan partai di atas kepentingan pribadi dan atau kelompok, saya yakin target itu bisa kami capai,” kilahnya.

Mengenai kemungkinan figur yang akan dipilih mendampinginya dalam kepengurusan nanti,  kata dia, dari hasil pembicaraan awal kemungkinan besar posisi Sekretaris akan diberikan kepada Rommy Pangalima dan Bendahara Freny Simbar, SH.

“Tapi saya akan berusaha mengakomodir semua potensi PAN di daerah ini. Selain pengurus demisioner yang masih siap bergabung, juga dua kandidat lain yang sempat mencalonkan diri dalam Musda IV lalu,” ungkap wanita familiar yang low profile ini.

Seperti diberitakan,  Musda IV DPD PAN Minsel sempat memunculkan tiga nama calon. Selain Ngau, juga Franky Manorekang dan Feronika Mandagi.

(andries)