oleh

Syahrial: Provinsi BMR Resmi 16 November 2015

KOTAMOBAGU, FAJARMANADO.com — Ini kabar gembira bagi masyarakat di 4 Kabupaten dan 1Kota di kawasan Bolaang Mongondow Raya (BMR). Tokoh masyarakat Totabuan, Syahrial Damapolii, mengatakan, sesuai keterangan Dirjen Otonomi Daerah (Otda) Kemendari, DR Soni Sumarsono, MDM, Provinsi BMR segera ditetapkan pada 16 Novenber 2015 mendatang.

Pemerintahan Presiden Jokowi dijadwalkan akan menandatangani Peraturan Pemerintah (PP) tentang pembentukkan Daerah Otonomi Baru (DOB) BMR bersama empat DOB provinsi lainnya, masing-masing, 3 di Papua dan 1 di Kalimantan pada Senin depan.

“Ini disampaikan langsung Pak Dirjen, DR Sonny Sumarsono yang juga Penjabat Gubernur Sulut kepada kami 15 orang perwakilan BMR ketika bertemu beliau di Manado, pekan lalu,” katanya kepada wartawan, Kamis  (12/10/2015) di Kotamobagu.

Syachrial, yang mantan Ketua DPRD Sulut ini, mengatakan, penerbitan PP untuk 5 DOB provinsi tersebut sengaja dilakukan pemerintah di bulan Desember ini agar telah memenuhi legal standing untuk dimasukkan dalam anggaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2016.

“Beliau menyampaikan, kabar gembira untuk diteruskan kepada seluruh masyarakat Bolmong Raya bahwa pada tanggal 16 November 2015 nanti akan diterbitkan dua PP oleh pemerintah pusat sebagai payung hukum penetapan 5 DOB provinsi di Indonesia, termasuk di dalamnya Provinsi BMR,” kata Yal, sapaan akrab Ketua Perwakilan Tokoh BMR ketika menghadap Dirjen Otda di Kantor Gubernur Sulut ini.

Dirjen Sumarnono, kata dia,  juga meyakinkan bahwa apabila proses tahapan PP berjalan mulus, maka pada medio tahun 2016 mendatang bisa dipastikan DOB Provinsi BMR akan mendapatkan Pejabat Pemangku Sementara (PPS) Gubernur yang bertugas membentuk dan pengisian Organisasi Perangkat Daerah (OPD), DPRD Provinsi dan pelaksanaan Pilkada langsung Gubernur.

Oleh karena itulah, masyarakat dihimbau tetap menjada stabilitas kantibmas, termasuk setiap tahapan proses menghadapi Pilkada serentak 9 Desember mendatang.”Jadi marilah kita semua warga BMR untuk tidak terpecahbelah tetapi senantiasa terus menjaga ketertiban dan kedamaian yang telah berlangsung selama ini,”  katanya.

Ke 15 tokoh masyarakat utusan Bolmong Raya yang menghadap langsung Dirjen Otda Soni Sumarsono tersebut merupakan utusan dan hasil rekomendasi oleh ratusan tokoh masyarakat melalui diskusi dan dialog dalam acara  Forum Mobakid yang digelar oleh Aliansi Masyarakat Bolmong (AMB) di Resto Lembah Bening pada 11 Oktober 2015. Yal sendiri ditercayakan sebagai ketua.

 (audy kerap)

News Feed