oleh

Sore Ini, Eks Perunggu PON 1996 Merumput di Stadion Kawangkoan

KAWANGKOAN, FAJARMANADO.com—Siapa tak kenal nama Johan Heydemans, Jibby Wuwungan, Ricko Pangemanan, Yudas Ugu, Hans Nuruwe Beslar, Frangky Rais, Niki Frangklin Sangkaeng, Yacob Pago, Tommy Manggopa dan Neesken Mandey?

Bagi orang senang bola, pasti tau persis bahwa mereka adalah sebagian di antara pesepakbola papan atas Sulawesi Utara (Sulut) dekade tahun 1990-an. Mereka dipastikan berkolaburasi dengan eks PON XIV 1996 merumput di Stadion Kawangkoan, Sabtu (7/11/2015), sore ini.

“Saya berkeinginan sekali menonton tapi sayang  lagi tugas luar daerah, di Jogjakarta,’’ kata Kadispora Sulut, Drs. Meki M. Onibala, MSi kepada FAJARMANADO.com melalui selularnya, tadi pagi.

Pada friendly game yang digagas Panitia Pembentukan DOB Minahasa Tengah (Minteng) dan Asosiasi Hukum Tua Kawasan Minteng tersebut, Johan Heydemans dkk akan dijajal Kawangkoan Celection, yang direkrut melalui pertandingan antarkecamatan pada November 2015 lalu.

Kehadiran para mantan punggawa sepakbola Nyiur Melambai di stadion termegah ke dua di Indonesia Timur sore ini, tak lain hanya untuk membangkitkan kembali persepakbolaan di Minahasa yang telah lama meredup. “Tak ada niat lain, selain untuk menggairahkan kembali sepakbola di Minahasa, khususnya di Kawangkoan dan sekitarnya,’’ kata Ketua Asosiasi Hukum Tua Kawasan Minteng, Drs. Raramenusa ‘Ram’ Makagiansar.

Mampukah Kawangkoan Celection, yang diasuh pelatih Edwin Tenda ini meredam keperkasaan Johan Heyemans dkk. ‘’Kita lihat dan saksikan sore ini,” kata Frangky Runtuwarow dan Herly Umbas, Bendahara dan Sekretaris Harian Panitia DOB Minteng ini.

Pada PON XIV 1006 Jakarta, skuad sepakbola Sulut tampil mengejutkan. Menang  1-0 atas tim juara satu, Jatim di babak penyisihan grup di Stadion Lebak Bulus berkat  gol tunggal  Yohan Heydemans . Namun kalah tipis 2-1 ketika bertemu kembali Jatim di babak semifinal di Stadion Utama Senayan (kini, Gelora Bung Karno). Padahal, Sulut lebih dulu unggul lewat gol spektakuler Alen Mandey.

Di babak final, Jatim mengalahkan Irja, sedangkan Sulut menekuk Sulsel 2-0  di Stadion Utama Senayan. “Usia mereka memang tak muda lagi. Tapi pengalaman mereka dapat memotivasi anak-anak muda Kawangkoan, Tompaso dan Sonder menyusul hadirnya stadion representatif di Kawangkoan,”  kata Ram, sapaan familiar  wartawan olahraga.senior nasional.

Peliput: Ronaldo Makagiansar

               Toar Umbas

News Feed