oleh

Panwaslu Peringatkan Soal APK Ilegal Paslon

RATAHAN,FAJARMANAFO.com—Ketua Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) Dolly Van Gobel menegaskan, akan mengambil langkah konkrit kalau Alat Peraga Kampanye (APK) ilegal Pasangan Calon (Paslon) tidak ditindaklanjuti oleh tim pemenangan.

Diakuinya bahwa ada saja APK pasangan calon yang sudah melanggar aturan.  Pelanggaran itu, kata dia, sudah menindaklanjuti pihaknya dengan memberikan rekomendasi kepadaKPU. “Sesuai atura, APK yang diperbolehkan hanyalah produk KPU. Lain dari itu dianggap ilegal. Dan kami siap tindaklanjuti hal itu,” tegasnya.

Gobel selanjutnya menjelaskan kembali bahwa sesuai aturan  untuk APK, hanta APK produk KPU  yang diperbolehkan. Tapi kenyataan di lapangan, ternyata banyak APK produk non KPU yang beredar dan terpajang sehingga melanggar administrasi” ujar Van Gobel

Sesuai PKPU no 7 tahun 2015, jelasnya, papan sekertariat pun tak bisa menyertakan nama, foto dan nomor urut pasangan calon. “Dan untuk sekertariat hanya diperbolehkan di setiap kecamatan, bukannya di tiap desa, seperti yang ada saat ini,” paparnya.

Terpisah, Jonly Pangemanan komisioner KPU yang membidangi APK mengaku telah menerima rekomendasi dari Panwaslu. “Kami sudah tindaklanjuti dengam menyurat ke tim pemenangan paslon yang dimaksud. Namun sampai saat ini, belum juga direspons,” akunya.

Ditempat berbeda, Semuel Montolalu selaku tim pemenangan Paslon nomor urut satu, OD-SK berdalih jika belum tahu jelas terkait aturan PKPU no 7 tahun 2015. “Aturannya kurang jelas. Sebab, sesuai pengamatan kami di daerah lain, baliho seperti itu boleh dipasang,” kilahnya.

Harusnya, kata dia, penyelenggara bisa menjelaskan lebih perinci agar pihaknya mengerti terkait aturan pemasangan APK. Kendati begitu, dia mengaku akan menidaklanjuti surat edaran dari KPU terkait APK tersebut. (DidiGara)

News Feed