Kantor KPU Buru Terbakar, Begini Nasib PSU Pilkada 2024

Kantor KPU Buru Terbakar, Begini Nasib PSU Pilkada 2024

Ambon, Fajarmanado.com–Kendati diperintahkan Mahkamah Konstitusi (MK) menggelar Pemunggutan Suara Ulang (PSU) Pilkada 2024, namun Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Buru dikabarkan terbakar, Jumat, 28 Februari 2025.

Padahal, empat hari sebelumnya, 24 Februari 2024, MK mengabulkan sebagian Perkara Nomor 174/PHPU.BUP-XXIII/2025 yang diajukan oleh Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Buru Nomor Urut 4 Amus Besan dan Hamsah Buton.

Mahkamah memerintahkan pemungutan suara ulang Pilkada Buru 2024 di TPS 2 Desa Debowae akibat ditemukan adanya pemilih ganda dalam persidangan.

Kemudian, Mahkamah juga memerintahkan KPU Kabupaten Buru untuk melakukan penghitungan suara ulang di TPS 19 Desa Namlea karena Mahkamah menemukan adanya perbedaan angka pada Model C-Hasil. Putusan tersebut disampaikan oleh Ketua MK Suhartoyo dengan didampingi delapan Hakim Konstitusi lainnya, pada Senin (24/2/2025) di Ruang Sidang Pleno MK.

Kapolres AKBP Sulastri Sukidjang bersama Inafis Polres Buru saat melakukan penyelidikan penyebab kebakaran Kantor KPU Buru, Jumat, 28 Februari 2025.

Atas peristiwa kebakaran tersebut, Polres Buru langsung mengerahkan timnya, termasuk Inafis Polres Buru untuk menyisir TKP sekaligus mengungkap penyebab kebakaran yang terjadi sekitar pukul 02.50 WIT dan berhasil dipadamkan pada pukul 05.15 WIT.

Kapolres Buru AKBP Sulastri Sukidjang mengatakan, kebakaran terjadi di beberapa ruangan kantor KPU.

Terkait dengan surat suara untuk PSU, Kapolres menjamin dalam kondisi aman dan PSU dapat berlangsung sesuai agenda.

Gudang penyimpanan logistik surat suara PSU, tak berada di lokasi kebakaran, tapi di suatu tempat yang berjarak kurang lebih 1,5 km dari kantor KPU.

“Gudang logistik aman karena jaraknya dari lokasi kebakaran kurang lebih 1,5 kilometer dan di sana telah dijaga anggota,” tegasnya.

Kapolres Sulastri mengatakan telah mengerahkan tim inafis ke TKP untuk melakukan penyelidikan.

“Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan, untuk itu kami mohon dukungan dan doa dari para awak media dan masyarakat kabupaten buru untuk tidak terprovokasi dengan isu-isu hoax yang sengaja disebarkan, mari sama-sama kita jaga situasi dan kondisi Keamanan di Kabupaten Buru agar tetap aman dan kondusif,” pintanya.

 

[ketty mailoa]