Dipimpin Kader Golkar, Komisi I  DPRD Tomohon Perjuangkan Nasib P3K Teknis ke BKN

Dipimpin Kader Golkar, Komisi I DPRD Tomohon Perjuangkan Nasib P3K Teknis ke BKN

Tomohon, Fajarmanado.com — Komisi I DPRD Kota Tomohon bereaksi mendapat kabar hanya 14 calon tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) yang lulus seleksi untuk Pemerintah Kota (Pemkot) Tomohon.

Dipimpin James Enrico Kojongian, ST, yang dikenal sebagai Sekretaris DPD II Partai Golkar Kota Tomohon, maka komisi yang membidangi pemerintahan ini sepakat bersama Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) setempat untuk memperjuangkan nasib para peserta seleksi P3K jalur teknis dengan menaikan atau menambah jumlah kelulusan ke Badan Kepegawaian Nasional (BKN).

Kepala BKPSDM Kota Tomohon, Albert J Tulus SH mengakui bahwa Passing Grade atau standar kelulusan yang ditetapkan untuk P3K terlalu tinggi sehingga mengakibatkan kelulusan untuk P3K Teknis di Kota Tomohon hanya 14 orang.

Jumlah kelulusan ini, katanya, sesuai yang disampaikan oleh Tim BKN yang melakukan seleksi.

“Secara resmi memang belum ada pengumuman. Namun, jumlah yang lulus ini sesuai yang disampaikan oleh Tim BKN (hanya 14 orang),” kata Tulus kepada wartawan di Tomohon, Kamis (13/4/2023).

Minimnya kelulusan P3K dari jalur teknis ini, juga diungkapkan pihak BKPSDM Kota Tomohon di hadapan Komisi I DPRD Kota Tomohon pada Rapat Dengar Pendapat (RDP), sehari sebelumnya.

Dalam RDP tersebut, Komisi I DPRD Tomohon melalui ketuanya James Kojongian ST bersama anggota Jenny Sompotan dan Santi Runtu sepakat dengan pihak BKPSDM untuk berjuang ke BKN.

“Untuk menaikkan jumlah yang lulus, kami akan berjuang bersama dengan BKPSDM ke BKN,” ujar Kojongian.

Bagaimana caranya? Kader Partai Golkar ini mengungkapkan bahwa Komisi I bersama BKPSDM akan meminta agar penentuan kelulusan tidak menggunakan passing grade tapi melalui sistem ranking.

“Dengan sistem ranking, akan banyak yang boleh lulus. Kalau hasilnya menggunakan passing grade seperti saat ini, apa yang menjadi kebutuhan kami tidak terpenuhi,’’ kata Kepala BKPSDM Kota Tomohon Albert Tulus. [**/heru]