Talaud, Fajarmanado.com — Ribuan pencari kerja abdi negara di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Talaud pantas berbangga karena telah memperoleh peluang menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) pada tahun 2018 ini.
Kendati kuota penerimaan CPNS 2018 daerah lain, termasuk di Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Pemprov Sulut) belum mendapat kepastian, namun Pemkab Talaud dikabarkan sudah pasti mendapat jatah CPNS 2018 sebanyak 218 kursi.
Meski begitu, jatah 218 kursi itu, oleh pemerintah pusat hanya diprioritaskan untuk tenaga guru dan tenaga kesehatan.
“Ya, prioritas guru dan tenaga kesehatan,” komentar Plt Bupati Talaud Simon Petrus Tuange kepada wartawan di Melonguane, Kamis (26/4/2018).
Tuange mengatakan, jatah 218 kursi yang diberikan pemerintah pusat ini sebetulnya tidak sesuai dengan kebutujan ssbagaimana diusulkan Pemkab Talaud, yang ssbanyak 243.
“Jumlah ini sebenarnya terbilang tidak mencukupi kebutuhan. Kuota kebutuhan kita (Talaud) yang diusulkan 243 namun disetujui hanya 218,” ujarnya.
Kuota 218 ini pun, masih jauh lebih sedikit dibanding tenaga guru honorer di Kabupaten Kepulauan Talaud yang saat ini berjumlah 515 guru non PNS. Untuk itu, mereka harus bersaing ketat melalui tes CPNS nanti.
Belum lagi, kata dia, tenaga kesehatan, walaupun jumlah mereka tidak sama banyak dengan tenaga guru honorer.
Dengan adanya peluang yang diberikan pemerintah pusat terhadap formasi CPNS bagi Kabupaten Talaud, lanjut Tuange, patut ditangkap dan dipergunakan sebaik mungkin.
“Tentunya mereka yang berpeluang sudah harus mulai mempersiapkan diri untuk belajar sebaik mungkin agar bisa terekrut menjadi PNS,” ujar Bupati Tuange sambil tersenyum.
“Makanya .bagi yang berkeinginan menjadi PNS boleh mempersiapkan segala sesuatu yang nantinya dibutuhkan,” sambung Tuange.
Penulis: Briet Maga
Editor : Herly Umbas

