Rekrutmen Satpol PP Minsel Diduga Sarat Nepotisme

Rekrutmen Satpol PP Minsel Diduga Sarat Nepotisme

Amurang, Fajarmanado.com – Rekrutmen tenaga kontrak Satuan Polisi Pamong Praja (SatPol PP) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), dinilai sarat dengan unsur nepotisme. Pasalnya, dua di antara 174 oranh yang baru saja direkrut adalah anak dan menantu oknum pejabat di kabupaten Minsel.

Sampel Kasenda, Pemerhati Sosial dan Aktivis Minsel kepada Fajarmanado.com di Amurang, Jumat (19/1/2018) mengatakan,  MR dan JT, anak dan menantu oknum pejabat ini direkrut bersama 129 anggota SatPol PP sekaligus menyisihkan 45 pelamar lainnya.
Rekruitmen anggota Satpol PP, katanya, seharusnya mengedepankan profesionalisme sehingga menghasilkan pengawal dan penegak Perda yang berkualitas.

“Rekruitmen anggota Satpol PP Minsel sangat memiriskan karena sarat dengan KKN, hal ini menjadi preseden buruk bagi Pemkab Minsel yang selalu mengedepankan Kinerja, Loyalitas dan Kompetensi. Padahal banyak pelamar memiliki kemampuan untuk melaksanakan tugas sebagai penegak dan pengawal Perda secara profesional, terpaksa harus tersingkir oleh kepentingan segelintir orang,” ungkap Sampel.

Menurutnya, harus ada langkah-langkah kongkrit untuk menyikapi persoalan ini, demi kemajuan Minsel.

Menurut Sampel, SatPol PP memiliki tanggungjawab besar untuk menopang pembangunan, menunjang serta mengamankan kebijakan Pemerintah Kabupaten Minsel di bawah kepemimpinan Bupati Christiany Eguine Paruntu. Disisi lain, kondisi ini bisa mengakibatkan turunnya kepercayaan publik terhadap sistem perekrutan tenaga kontrak di Minsel.

“Mari kita bangun Kabupaten Minsel dengan pengabdian yang tulus, tanggalkan kepentingan pribadi atau golongan tertentu dan berikan ruang bagi masyarakat untuk menunjukan eksistesinya sekaligus baktinya kepada bangsa dan negara di Kabupaten Minsel tercinta,” pungkasnya.

Penulis : Jones Mamitoho