Manado, Fajarmanado.com – Wakil Gubernur Sulawesi Utara (Wagub Sulut) Drs Steven Kandouw berharap perbaikan infrastruktur yang rusak pasca banjir 16 Desember 2017 di Manado sudah tuntas dikerjakan sebelum perayaan Natal 2017, awal pekan depan.
“Langkah cepat dan terintegrasi guna menangani berbagai infrastruktur yang rusak akibat bencana yang terjadi akhir pekan silam, Pemprov Sulut terus mendorong instansi terkait untuk membantu masyarakat yang tertimpa bencana,” katanya pada Rapat Koordinasi dan Evaluasi (Rakorev) penanganan bencana di Ruang WOC Kantor Gubernur, Selasa (19/12/2017).
“Kita semua berkeinginan agar penanganan pasca bencana dilakukan secara cepat dan terintegrasi serta komprehensif, seperti penanganan terhadap infratruktur yang rusak dan juga masyarakat yang menjadi korban bencana,” ujarnya.
“Penanganan infrastruktur baik yang menjadi kewenagan pemerintah pusat maupun provinsi, kami harap segera ditangani. Sebelum Hari Raya Natal sudah tuntas,” sambung Kandouw
Untuk Kota Manado, Wagub berharap segera ditangani dan tuntas H-3. Bila perlu dan memungkinkan H-5 sudah tuntas mengatasi sampah dan lumpur akibat terjangan banjir dan tanah longsor.
“Tidak saja itu, bantuan bagi warga korban banjir harus tepat sasaran. BPBD juga harus cek yang masih belum dapat bantuan, karena proses penyaluran yang bermasalah. Karena informasi yang kami peroleh, bantuan bagi mereka yang jadi korban bencana belum sampai-sampai di tangan mereka. Hal ini juga harus tuntas,” tegas Wagub Kandouw.
Wagub pun menyampaikan terima kasih dan apresiasi terhadap langkah cepat yang dilakukan BPBD Provinsi dan BPBD Kota Manado, TNI, Polri, Basarnas, Balai Jalan, Balai Sungai dan sejumlah pihak saat terjadi bencana.
Ia juga mengingatkan pemerintah harus hadir di tengah-tengah warga korban banjir agar masyarakat melihat dan merasakan kehadiran negara, apalagi bagi mereka yang mengungsi dan rumah mereka yang rusak akibat terjangan banjir dan tanah longsor.
“Mari kita kerja bersama, bergotong royong, mapalus untuk meringankan beban para korban bencana, terlebih dalam mengantisipasi dampak lain yang akan ditimbulkan seperti masalah kesehatan bagi warga korban bencana. Apalagi bagi warga yang akan merayakan Natal, pasti ada Alat berat dari Dinas PUPR maupun Damkar dari kabupaten tetangga, kalau boleh ikut diturunkan ke lokasi bencana,” ajak Wagub Kandouw.
Sementara itu, Sekretaris Kota (Sekkot) Manado Drs H Rum Usulu menjamin bahwa sebelum Hari Raya Natal, lokasi bencana bisa teratasi, termasuk warga korban banjir.
“Kami terus melakukan langkah koordinasi di setiap wilayah dan kecamatan, ada posko posko dan keterlibatan pimpnan SKPD di lingkup Pemkot Manado. Ini juga dilakukan tidak saja sebatas lintas instansi pemerintah, akan tetapi ada keterlibatan masyarakat,” ungkap Usulu.
Sekkot mengatakan, wilayah yang terkena dampak bencana ada 9 kecamatan tetapi yang parah terdapat di 7 kecamatan.
Editor : Herly Umbas

