Manado, Fajarmanado.com – Ini kabar gembira bagi putra putri pencari kerja di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). Ya, tentu saja dikhususkan bagi mereka yang punya skill khusus, yang dibuktikan dengan ijasah. Jumlahnya pun, lumayan banyak, yakni, 1.579 lowongan kerja (Loker).
Peluang kerja ini, tentu tidak sebagai aparatur sipil negara (ASN), melainkan di perusahaan-perusahan. Tapi, dikhususkan bagi 1.570 lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).
Kabar ini terungkap pada ajang job matching (pemasaran tamatan) di Manado, Kamis (28/09/2017) siang. Tak kurang 50 perusahaan skala regional maupun nasional membutuhkan total 1.570 tenaga trampil lulusan SMK di daerah Nyiur Melambai ini.
Wakil Gubernur (Wagub) Sulut Drs Steven Kandouw pun berharap seluruh lulusan SMK dapat memanfaatkan peluang kerja ini, tentu dengan mematuhi semua aturan yang ditetapkan seluruh perusahaan peserta job matching.
“Atas nama gubernur, saya mengapresiasi job matching ini. Saya harap seluruh lulusan SMK yang sedang mencari kerja mampu memanfaatkan peluang ini dan menunjukkan keahlian atau keterampilan yang dimiliki,” katanya.
Kandouw juga mengapresiasi keterlibatan puluhan perusahaan yang telah membuka lowongan kerja dalam job matching. Ia mengatakan, apabila dimanfaatkan dengan baik oleh para lulusan SMK, maka kesempatan ini akan berdampak pada turunnya angka pengangguran di Sulut.
“Ini sangat mendukung program Pemprov Sulut dalam rangka penyerapan tenaga kerja guna mengurangi angka pengangguran, meningkatkan pendapatan serta kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Meskipun demikian, Kandouw juga meminta pihak perusahaan agar mengutamakan tenaga kerja lokal agar dapat membantu pembangunan daerah.
“Persaingan tenaga kerja semakin ketat. Apalagi UMP Sulut terbesar ke tiga di Indonesia. Saya ingin perusahaan lebih mengutamakan tenaga kerja lokal,” papar Kandouw pada acara yang bertema Raih Kesempatan dan Gapai Masa Depanmu itu.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Daerah (Kadis Dikda) Sulut, Gammy Kawatu, SE, MSi menjelaskan tujuan job matching ini tak lain membuka peluang bagi para tamatan SMK dengan dunia usaha.
“Kegiatan job matching ini untuk mempertemukan tamatan SMK dengan dunia usaha atau industri yang memerlukan tenaga kerja tingkat menengah. Juga untuk meningkatkan hubungan kerjasama SMK dengan dunia usaha dan industri,” ujar mantan Pjb Bupati Minahasa Selatan (Minsel) ini.
Launching Job Matching Bulan Rekrutmen 2017 dengan tema; Raih Kesempatan dan Gapai Masa Depanmu, yang dijadwalkan berakhir 30 November mendatang ini, terpantau turut dihadiri pelaksana job matching Moodie Lumintang dari SMK Negeri 1 Manado, perwakilan perusahaan penyedia lowongan kerja, Disnakertrans dan para lulusan SMK di Sulut.
Editor : Herly Umbas

