RATAHAN,FAJARMANADO.com–Bupati MInahasa Tenggara (Mitra) James Sumendap SH ,mengambil Langkah tegas menyikapi Absensi PNS di kabupaten Minahasa Tenggara di hari pertama kerja pada senin (04/01/2016) Kemarin, Usai liburan tahun Baru,Mereka yang tak hadir Alias Bolos dalam apel perdana tanpa pemberitahuan yang jelas ataupun dengan alasan yang diragukan kebenaranya,diberi sanksi berupa pemotongan Tunjangan Kinerja Daerah (TKD) periode Januari 2016 sebesar 50 persen.
Menjadi pembina apel perdana, Sumendap juga sekaligus langsung mengabsen kehadiran PNS dari masing masing SKPD di apel perdana tersebut.Pertama ditanyai adalah Kepala SKPD soal kehadiran anak buahnya dalam apel perdana.Jawaban kepala SKPD kemudian dicross-check langsung dengan meminta PNS di SKPD itu yang Hadir dalam Apel perdana untuk mengancungkan tangan dan mulai di hitung langsung oleh Sumendap sendiri.
Kedapatan ada yang memang tak sesuai,diakui kepala SKPD kehadiran 100 persen,tetapi setelah dicek ternyata ada yang tidak hadir. “Yang tak hadir itu karena apa?”tanya Sumendap kepada kepla SKPD bersangkutan.Terhadap Penjelasan bahwa ketidakhadiran PNS tertentu dalam Apel perdana karena sedang menjalankan tugas diluar mitra atau juga karena aaaaaalsan sakit,Sumendap meminta untuk menelusuri lebih lanjut.
“Klarifikasi lagi alasan itu.Jangan jangan alasan tugas di luar Mitra hanya modus saja supaya tak ikut apel perdana.Lagipula kalau tidak sangat mendesak dan emergency, harus hadir apel perdana lalu minta ijin keluar.Atau jiga bisa keesokan harinya,”tegas suami tercinta dari Jein Rende ini.
“Kalau yang sakit itu juga diklarifikasi ulang. Mana surat dokter dan penjelasan penyakitnya. Kalau memang benar sakit,tentu jadi pertimbangan.Tetapi kalau yang meragukan atau sebenarnya masih bisa masuk kantor lalu mencari cari alasan harus tetap kena sanksi, potong 50 persen TKDnya. Saya minta instansi teknis tindak lanjuti ini,”imbuhnya.
“Kita harus tegas dalam penegakan disiplin. Tidak setiap saat ada apel perdana.Hanya pada saat selesai libur panjang.Seperti sekarang untuk memasuki tahun baru. Berarti hanya setahun sekali saja. Masa tidak hadir. Kasihan juga mereka yang sekarang hadir, berusaha mengatur waktu juga menjaga kondisi dan kesehatan sekaligussadar diri sebagai ASN yang bertanggung jawab sehingga hadir dalam apel perdana,”tukasnya.
(DidiGara)

