Tondano, Fajarmanado.com – Meski sempat tersandung kasus mafia akademik yang melibatkan beberapa oknum petinggi Universitas Negeri Manado (Unima), ternyata perguruan tinggi ‘plat merah’ ini tetap diminati pencari ilmu.
Salah satu buktinya, peminat masuk ke kampus tersebut lewat jalur Baku Bekeng Pande (B2P) tercatat sebanyak 1736 calon mahasiswa, demikian diungkapkan Ketua Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru tahun ajaran 2017/2018, Prof Dr Arrijani kepada wartawan di Tondano, Senin (03/07/2017), siang tadi.
“Sampai dengan penutupan pada tanggal 30 juni, ada 1736 pelamar. Dan saat ini mereka sementara mengikuti tes,” jelas Arrijani.
Ia menjelaskan, pelaksanaan tes akan dilakukan selama tiga hari, mulai Senin, hari ini hingga Rabu, 5 Juli mendatang. Setiap hari ada lima sesi dengan waktu 45 menit setiap sesi.
“Setiap hari kami melayani 600 peserta ujian. Rencananya, pengumuman kelulusan lewat jalur B2P akan dilakukan tanggal 10 Juli nanti,” jelasnya.
Arrijani juga mengatakan, kampus Unima masih bisa menampung sekitaran 2000 mahasiswa. Namun sesuai aturan dari Kemenristek Dikti mengharuskan, setiap kampus hanya bisa menerima mahasiswa baru sebanyak 30 persen dari total keseluruhan daya tampung.
Terkait calon mahasiswa yang sudah dinyatakan lulus untuk mengikuti ujian namun terkendala saat akan melakukan pembayaran di bank, Arrijani memastikan masih ada kesempatan. Namun kesempatan ini bukan disebut perpanjangan.
“Memang ada yang sudah lulus untuk mengikuti ujian. Tapi saat akan melakukan pembayaran di bank, bertepatan dengan libur sehingga bank tidak buka. Untuk itu, kami memberi kesempatan bagi mereka untuk melakukan pembayaran. Tapi saya tegaskan bahwa ini bukan perpanjangan,” pungkasnya.
Penulis : Fiser Wakulu
Editor : Herly Umbas

