Beras Berkutu Hantui Warga Minut
ADANYA beras berkutu saat pelaksanaan Pasar Murah, membuat warga Minut jadi was-was dan merasa dihantui.(foto: ist)

Astaga, Pemkab Minut Jual Beras Berkutu Di Pasar Murah

Airmadidi,Fajarmanado.com—Belum lama ini warga Minahasa Utara (Minut) dihebohkan dengan adanya penemuan beras berkutu yang disediakan Bulog di kegiatan Pasar Murah yang diadakan di Desa Kema III Kecamatan Kema.

Hal ini membuat sejumlah warga di Minut mulai berhati-hati saat membeli beras di Pasar Murah yang diadakan oleh pemerintah. Seperti penuturan salah satu Ibu Rumah Tangga (IRT) Neni Sundah warga Desa Kema I. Menurut Sundah, saat ini dirinya merasa sangat dihantui dengan beredarnya beras berkutu yang di jual saat Pasar Murah.

“Takut saja sih, soalnya bagaimana lagi kita sudah membeli, tapi ternyata di dalam beras banyak kutunya. Seharusnya, Pemerintah kabupaten (Pemkab) melakukan pemeriksaan terlebih dahulu beras yang diberikan Bulog. Kasihan juga kalau ada warga yang tidak memperhatikan betul kondisi beras tersebut,” tutur Sundah.

Sundah juga mengaku, kalau dirinya sempat membeli beras pada Pasar Murah yang digelar Dinas Perdagangan Minut yang bekerjasama dengan Bulog. “Memang ada sebagian beras berkutu dan ada juga yang bersih. Saya sudah mengadukan ini ke Dinas Perdagangan Minut dan sudah diganti dengan yang tidak berkutu,” terang Sundah.

Asisten II Pemkab Minut Alan Mingkid saat dikonfirmasi, Sabtu (3/6/2017) mengatakan, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Bulog, agar memperhatikan kondisi beras yang akan dijual di Pasar Murah. “Kita sudah menyurat dan pihak Bulog meminta maaf kepada masyarakat. Kedepannya, kita akan lebih teliti untuk penjualan beras di Pasar Murah,” ucap Mingkid.

(udi)