Airmadidi,Fajarmanado,com—Selama bulan Puasa ini, pengawasan akan ketersediaan dan harga bahan kebutuhan pokok masyarakat perlu dilakukan pemerintah daerah. Untuk itu, Dinas Perdagangan Minut langsung menurunkan tim pemantau untuk memantau langsung 7 pasar tradisional yang ada di daerah tersebut.
Hal ini dikatakan Kepala Dinas Perdagangan Minut Benny Mengko, Sabtu (3/6/2017). Menurut Mengko, pengawasan yang dilakukan sudah berjalan sejak awal bulan Mei.
“Tim ini sudah turun sejak bulan Mei lalu di semua pasar yang ada di daerah ini guna mengantisipasi lonjakan harga serta penimbunan sembako dari pedagang,” tutur Mengko.
Dari hasil pemantauan, kata Mengko, tim mendapati ada beberapa harga kebutuhan pokok yang naik serta stagnan. Seperti contoh harga rica yang sebelumnya pernah menyentuh Rp70 ribu/kilogram di pertengahan bulan Mei ini, kini melonjak menjadi Rp120 ribu/kilogram. Demikian juga dengan harga tomat yang kini menyentuh harga Rp10 ribu/kilogram dari sebelumnya Rp8 ribu/kilogram.
Sementara harga kebutuhan pokok lainnya masih stabil seperti beras dari Rp9 ribu hingga Rp10.500/kilogram sesuai jenis, gula pasir Rp13 ribu/kilogram, minyak kelapa Rp14 ribu/kilogram, daging ayam kampung bervariasi dari Rp60-70 ribu/ekor, daging sapi Rp100 ribu/kilogram, ayam daging (broiler) Rp23-35 ribu/kilogram, bawang merah Rp35 ribu/liter dan bawang putih Rp65 ribu/liter.
“Untuk harga rica dan tomat mengikuti hukum ekonomi sehingga hampir setiap hari harga selalu berfluktuasi,” terang Mengko.
(udi)

