Kawangkoan, Fajarmanado.com – Aksi Damai 205 Tou Kawangkoan dipastikan akan diikuti ribuan warga lintas agama di Kota Kawangkoan, Minahasa, Sulawesi Utara (Sulut) mulai siang sampai malam hari Sabtu (20/05/2017) ini.
Selain long marsh, peserta Aksi Damai 205 juga akan melakukan pemasangan ribuan lilin kedamaian secara massal di pusat Kota Kawangkoan, yang semakin dikenal sebagai kota wisata alam, budaya dan kota wisata kuliner ini.
“Pemasangan lilin akan berpusat di sekitar Terung Paliusan Kawangkoan,” ujar Roy Tambajong dan Charly Laloan, Penyeleggara Aksi Damai 205 Tou Kawangkoan 2017 kepada Fajarmanado.com di Kawangkoan, pagi ini.
Ia mengharapkan semua peserta long marsh mengenakan pakaian dominan warna putih dengan membawa bendera Merah Putih.
“Kami memang sempat mendesain, mencetak dan menjual kaos Aksi Damai 205, tapi ternyata tidak cukup. Kami tak menyangka kalau begitu besar animo masyarakat, makanya bagi kebanyakan yang tak kebagian, dimohon pakai saja kaos atau kemeja putih,” ujarnya.
Jalan massal akan dilepas di depan Kantor Camat Kawangkoan, yang juga berada di kompleks pertokoan dan finish di Terung Paliusan setelah menyusuri jalan yang melintasi Patung Pahlawan Nasional Mendur bersaudara, Tugu Ragei, Tugu Kacang, Stadion Kawangkoan dan Monumen Pahlawan Nasional BW Lapian-Ch Ch Taulu.
“Di lokasi finish, Terung Paliusan akan digelar beberapa acara. Ada doa bersama tokoh lintas agama, pagelaran seni budaya dan tentu saja deklarasi NKRI Harga Mati serta orasi-orasi kebangsaan,” paparnya.
Aksi Damai 205 ini digagas generasi muda Kawangkoan dan Generasi Penerus Minahasa Tengah (GP Minteng) untuk semakin memperkuat keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Usai acara di Terung Paliusan, akan digelar pemasangan lilin massal sebagai komitmen menjaga kedamaian, kebersamaan dan tekad bersama menjaga keutuhan NKRI,” jelas Ketua GP Minteng Theo Umbas SSTP, yang juga penasehat dan pelindung Aksi Damai 205 Tou Kawangkoan 2017 ini.
(ely)

