Manado, Fajarmanado.com – Wali Kota Manado DR Ir G.S Vicky Lumentut SH MSi DEA berterima kasih kepada pemerintah pusat dan PGI yang telah mempercayakan Sulut, khususnya Kota Manado sebagai tuan rumah di gelarnya pembukaan rangkaian Paskah Nasional 2017 dan Perayaan 500 Tahun Reformasi Gereja.
“Semangat Kebangkitan Yesus Kristus, kiranya bisa menyemangati kita umat manusia untuk bisa terus mempraktekkan firman Tuhan dengan selalu hidup rukun dan damai,” ungkap Walikota kepada wartawan di Manado, Senin (24/04/2017).
Harapan yang sama, juga sempat disampaikan Wali Kota Lumentut ketika menghadiri ibadah perayaan Paskah Nasional tahun 2017 yang dirangkai dengan perayaan 500 Tahun Reformasi Gereja, di Grand Kawanua Internasional Center (GKIC), Kecamatan Mapanget pada Jumat (21/04) pekan lalu.
Wali Kota berharap rangkaian acara Paskah Nasional dan PKN tahun 2017 ini telah membawa manfaat bagi Kota Manado terutama berdampak pada dunia pariwisata, selain sebagai pembuktian jika Kota Manado sangat menjunjung tinggi toleransi antar umat beragama.
“Semoga iven nasional ini bisa membawa manfaat bagi Kota Manado, baik untuk dunia pariwisata juga khususnya memperkenalkan daerah Nyiur Melambai Sulut sebagai simbol daerah yang sangat menghargai akan kerukunan antar umat beragamanya,” beber Walikota yang didampingi Seketaris Daerah (Sekda) Kota Manado Drs Rum Dj Usulu.
Ibadah yang dipimpin Ketua Umum Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) Pdt DR Henriette Tabita Hutabarat Lebang itu, dihadiri juga oleh Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey SE dan Wakil Gubernur Drs Steven O Kandouw.
Dalam kesempatan itu, Ketua Umum Lembaga Paskah Nasional Pdt DR Stephard Supit STh mengatakan selama 13 tahun ibadah Paskah Nasional digelar, baru di Manado ini perayaan Paskah diikuti dengan menggelar perjamuan Kudus diikuti seluruh hadirin.
“Baru di Manado ibadah perayaan Paskah Nasional, dirangkaikan langsung dengan Perjamuan Kudus yang diikuti semua yang hadir. Ini menunjukkan kesetaraan dan keharmonisan karena Torang Samua Ciptaan Tuhan,” ujar Pdt Supit.
Acara yang dihadiri delegasi dari 26 negara serta Bupati dan Walikota se-Sulut itu, dibuka secara resmi oleh Gubernur Olly Dondokambey, SE, ditandai dengan pemukulan tetengkoren.
Selain pawai, Paskah Nasional diwarnai dengan ibadah agung di Tondano, Kabupaten Minahasa pada Sabtu (22/04/2017) dan Pekan Kerukunan Nasional (PKN) 2017 dibuka Wapres Jusuf Kalla di Manado pada Minggu (23/04/2017), didampingi Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna H Laoly dan Gubernur Olly Dondokambey.
Acara PKN tersebut dirangkaikan dengan Dialog Kerukunan Antar Bangsa yang dihadiri Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) se-Indonesia serta utusan Dewan Gereja Sedunia (World Council of Churhes) Pdt DR Ester Pudjo Widiasih STh.
(mon)

