Manfaatkan Pekarangan Rumah, Tangkere: 5 Kelompok Pangan Wanita Terima Bantuan
FRANKY THEO Tangkere, SP, M.Si menyebut banyak pekarangan rumah tidak dimanfaatkan dengan ‘dapur hidup’. Tak hanya lahan besar yang bisa menghasilkan uang, tapi pekarangan rumah pun lebih dari bisa. Olehnya, anjuran bupati Christiany Eugenia Paruntu, SE agar warga pedesaan dan perkotaan dapat memanfaatkan pekarangan rumah dengan menanam cabai dan terong serta lainnya. (Foto: Andries)

Manfaatkan Pekarangan Rumah, Tangkere: 5 Kelompok Pangan Wanita Terima Bantuan

Amurang, Fajarmanado.com – Kepala Dinas Pangan Kabupaten Minahasa Selatan Franky Theo Tangkere, SP, M.Si menjelaskan, banyak pekarangan rumah ‘tabiar’ dan tidak dimanfaatkan. Selain itu, melalui Dinas Pangan Provinsi Sulut melakukan verifikasi soal 5 kelompok pangan wanita di Minsel. Kelima kelompok pangan wanita tersebut mendapat bantuan.

‘’Ya, hal diatas merupakan penegasan Bupati Christiany Eugenia Paruntu melalui Perangkat Daerah (PD) yang dipimpinnya. Juga, sekaligus program pemerintah pusat memintakan agar warga lebih mencintai pekarangan rumah. Memang, kalau Dinas Pertanian menganjurkan menyediakan lahan untuk ditanam jagung, padi dan lain sebagainya. Tapi, disini adalah pekarangan rumah,’’ujar Tangkere, Sabtu (25/3/2017) melalui telepon.

Dikatakan Tangkere, berdasarkan petunjuk pemerintah pusat. Maka, Bupati Tetty Paruntu berpesan agar supaya warga memanfaatkan pekarangan dengan menanam cabai, terong dan lain sebagainya. Karena memang, hal diatas sangat penting untuk kita warga kecil.

Tangkere menjelaskan, kalau kita jauh dari perkotaan, maka ‘dapur hidup’ yang diciptakan melalui pekarangan banyak manfaatnya. ‘’Pekarangan rumah secara umum masih ‘tabiar’. Kenapa saya katakana ‘tabiar’? Karena memang demikian. Untuk itu, sebagaimana usulan Bupati Christiany E Paruntu agar kita manfaatkan dengan benar pekarangan rumah,’’ungkapnya.

Dikatakannya, melihat hal diatas maka anjuran ibu bupati CEP agar supaya mulai saat ini kita galakkan pemanfaatan pekarangan rumah dengan menanam cabai, terong ada lainnya. Karena memang, tanaman yang disebut ‘dapur hidup’ tersebut banyak manfaatnya bagi kehidupan keluarga.

‘’Oleh sebab itu, jangan biarkan pekarangan rumah. Karena memang, pekarangan rumah banyak manfaatnya. Bahkan, ada warga hanya dengan pekarangan rumah bisa menanam berbagai macam tanaman bisa membeli kendaraan dan lain sebagainya,’’contohnya.

Ditanya soal bantuan untuk 5 Kelompok Pangan Wanita di Minsel yang dapat bantuan. Mantan Kepala BP4K Minsel ini membenarkan 5 kelompok pangan wanita di Minsel masing berasal dari Kelurahan Ranoiapo, Kelurahan Buyungon, Kelurahan Uwuran Dua (Kecamatan Amurang), Desa Pinaesaan (Kecamatan Tompasobaru) serta Desa Tumani (Kecamatan Maesaan). Bantuan 5 kelompok berasal dari Dana Dekon Dinas Pangan Provinsi Sulawesi Utara.

‘’Masing-masing kelompok mendapat Rp 15 juta. Namun, saat ini sementara diverifikasi ditingkat kabupaten dan provinsi. Yang pasti, untuk tahun 2017 ini baru lima kelompok ini yang mendapat bantuan. Tapi, kelompok tersebut harus memanfaatkan pekarangan rumah dengan rajin menanam. Jadi, melalui kelompok diatas akan mendemontrasikan demplot dan kebun bibit. Juga, menanam dimasing-maisng rumah melalui poliback,’’pungkas mantan Camat Amurang ini.

 

(andries)