Hebat..! Pemkab Minut Tolak Hadir Sulut Expo di Belanda
Inilah Promosi Sulut Expo Amsterdan, Belanda.

Hebat..! Pemkab Minut Tolak Hadir Sulut Expo di Belanda

Airmadidi, Fajarmanado.com – Ini sikap pemimpin yang patut diteladani. Bupati Minahasa Utara (Minut) Vonnie Anneke Panambunan (VAP) dikabarkan tidak akan menghadiri Sulut Expo Amsterdam, Belanda pada 22-25 Maret 2017.

Sikap Pemkab Minut tak akan menghadiri ajang yang bertajuk North Sulawesi Tourism and Culture Festival di Fokker Event Center di Hoofddorp, Belanda ini, semakin dipertegas  oleh pihak Dinas Pariwisata setempat.

“Kami tidak bisa pergi karena tidak tertata dalam APBD,” kata Kepala Dinas (Kadis)  Pariwisata Minut Theodore Luntungan, Senin (20/03) kepada wartawan di Airmadidi.

Luntungan menjelaskan, tahun 2017 pemerintah daerah memangkas sejumlah anggaran untuk promosi wisata ke luar daerah dan luar negeri demi penghematan anggaran.

Diketahui Sulut Expo 2017, selain menggelar Cultural & Art Dance Performance, akan diwarnai dengan eksibisi Pameran Sulut Expo yang rencananya diikuti oleh 15 Kabupaten/Kota se-Sulawesi Utara, serta kuliner khas Sulut dan presentasi kepala daerah dari Sulut.

Program ini, oleh berbagai pengamat sosial dan periwisata dinilai tidak perlu melibatkan semua kabupaten kota. Dinas Pariwisata Sulut bisa mengcaver dan mempromosikan semua potensi daerah.

“Untuk apa ada Dinas Pariwisata Provinsi kalau masih harus melibatkan Dinas Pariwisata Kabupaten Kota. Itu namanya hanya menghaburkan uang daerah. Lebih baik dana itu digunakan untuk menbangun melengkapi kekurangan destinasi wisata di daerah,” kata Maikel, warga Minut.

Program promosi wisata, kata dia, memang perlu dilakukan, tapi haru memperhitungkan untung rugi. “Pemerintah mesti bersikap enterpreneurship. Artinya, harus mempertimbangkan untung rugi. Jangan sampai besar pasak daripada tiang,” tandasnya.

 (ton)