Fajarmanado.com, Tomohon– Diam-diam, kaum hawa di Kota Tomohon sangat rindu dipimpin duet wali kota dan wakil wali kota perempuan dengan membentuk komunitas “Maesaan Kai Wewene”.
Dalam konsolidasi perdana yang berlangsung di Kelurahan Walian Kecamatan, Tomohon Selatan, Kamis (19/09/2024), sekitar 60 orang perutusan 44 kelurahan se Kota Tomohon mendaulat Sjerly Bororing, SIP, MM sebagai Ketua Tim Maesaan Kai Wewene Miky Wenur-Cherly Mantiri.
Sjerly adalah mantan Camat dan Pejabat Eselon II Pemkot Tomohon yang saat ini Ketua Komisi Wanita/Kaum Ibu GMIM Wilayah Tomohon Tiga.
Sebagai ketua, Sjerly dibantu oleh sejumlah personil pengurus kota dilengkapi koordinator kecamatan dan kelurahan.
Beberapa sosok perempuaan yang sudah dikenal publik duduk sebagai pengarah, antara lain, Ladys Turang, SE dan Prisilya Tumurang, SS.
Ketua Tim Maesaan Kai Wewene Miky Wenur-Cherly mengatakan, suatu kehormatan, kesukacitaan dan kebanggaan tersendiri bagi kaum perempuan atas hadirnya dua Wewene Tou Mu’ung, Miky Wenur dan Cherly Mantiri sebagai Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tomohon pada Pilkada Serentak 2024 ini.
Sjerly berharap melalui Pilkada 2024, Kota Tomohon akan melegitimasi pasangan perempuan memimpin Kota Religius ini dalam lima tahun ke depan, periode 2025-2030.
Mantiri mengakui banyak kalangan mengenal dua Wewene Tou Mu’ung kelahiran Tomohon ini.
“Sudah banyak Ibu-Ibu Tuhan menyatakan bergabung dengan kita, baik secara langsung maupun tidak langsun. Ini karena Ibu Miky Wenur so lama berkecimpung dalam kepelayanan gereja,” ujarnya.
Miky Wenur dikenal pernah menjadi Ketua Komisi WKI GMIM Jemaat Imanuel Walian, Ketua Komisi WKI GMIM Wilayah Tomohon Tiga dan Tomohon Empat.
Bahkan, Miky Wenur menjadi Sekretaris Komisi WKI Sinode GMIM selama tiga periode dengan tiga ketua yang bergantian. Mulai dari dr. Herlina Damongilala-Siwu, Meita Gerungan-Walla, SE dan Dra. Adriana Lotulong-Dondokambey, MSi.
Catatan sejarah pelayanan, tambah Sjerly, didampingi Nancy Langi dan Hermin Rondonuwu, sampai saat ini masih Miky Wenur yang mendapat kepercayaan tiga periode berturut-turut sebagai Sekretaris Komisi WKI Sinode GMIM.
Sementara itu, Miky Wenur menyambut dengan sukacita iman terbentuknya Tim Maesaan Kai Wewene.
Menurut Miky, dalam programnya bersama Cherly, akan memperkuat peran perempuan di tengah kehidupan keluarga, masyarakat, pemerintahan dan politik.
Cukup lama dalam organisasi perempuan seperti WKI GMIM, Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG), Wanita Swadiri SOKSI dan diskusi sesama kaum perempuan, kata Sjerly, menjadi jaminan Miky Wenur memahami kondisi dan potensi perempuan di Kota Tomohon.
“Kita Maesaan Kai Wewene akan terus bergerak untuk menggalang dukungan pasangan perempuan pada Pilkada 27 November mendatang,” jelasnya, disambut tepuk tangan puluhan perempuan dari berbagai latar belakang dan usia itu.
[**/heru]

